Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tunjangan Agen Intelijen Naik, Segini Besarannya

Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15/2022 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Agen Intelijen.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 13 Februari 2022  |  13:27 WIB
Petugas memasang logo Badan Intelijen Negara (BIN) di Kantor BIN Jakarta. - Antara Foto / Wahyu Putro.
Petugas memasang logo Badan Intelijen Negara (BIN) di Kantor BIN Jakarta. - Antara Foto / Wahyu Putro.

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15/2022 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Agen Intelijen.

Melalui beleid tersebut, pemerintah menaikkan tunjangan agen intelijen dan jabatan lainnya guna meningkatkan mutu, prestasi, pengabdian, dan produktivitas kerja.

"Bahwa untuk meningkatkan mutu, prestasi, pengabdian, dan produktivitas kinerja Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Agen Intelijen, perlu diberikan Tunjangan Jabatan Fungsional Agen Intelijen yang sesuai dengan beban kerja dan tanggung jawab pekerjaannya," bunyi pertimbangan dalam Perpres tertanggal 24 Januari 2022 tersebut.

Berikut perincian kenaikan tunjangan agen intelijen yang semuanya bersumber dari APBN:

1. Agen Intelijen Ahli Utama Rp2,217 juta
2. Agen Intelijen Ahli Madya Rp1,848 juta
3. Ahli Intelijen Ahli Madya Rp1,260 juta
4. Ahli Intelijen Ahli Pertama Rp540.000

"Pada saat Peraturan Presiden ini mulai berlaku, ketentuan yang mengatur mengenai tunjangan jabatan fungsional Agen Ahli sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2007 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Agen, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," demikian bunyi Pasal 7 Perpres 15/2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi intelijen badan intelijen negara
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top