Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Arteria Dahlan Minta Maaf ke Masyarakat Sunda, Ridwan Kamil Bilang Begini

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi permintaan maaf Arteria Dahlan terkait pernyataannya yang dinilai menyinggung masyarakat Sunda.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 20 Januari 2022  |  18:27 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan video conference bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan bupati/wali kota Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Bodetabek) serta Sekretaris Daerah Banten yang diikuti Gubernur Jabar Ridwan Kamil dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (8/5 - 2020) malam.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan video conference bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan bupati/wali kota Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Bodetabek) serta Sekretaris Daerah Banten yang diikuti Gubernur Jabar Ridwan Kamil dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (8/5 - 2020) malam.

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Arteria Dahlan meminta maaf kepada masyarakat Sunda usai pernyataan yang meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot kepala kejaksaan tinggi (kajati) menggunakan bahasa Sunda dalam rapat menuai polemik.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi permintaan maaf Arteria Dahlan lewat unggahan di akun media sosial Instagram-nya, Kamis (20/1/2022).

"Alhamdulillah, beliau siang ini sudah menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Sunda," tulis akun @ridwankamil.

Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil berharap seluruh masyarakat dapat menunjung rasa persaudaraan dan toleransi. Menurut dia, terdapat hikmah dari peristiwa ini.

"Mari silih asah, asih, asuh, silih wawangi. Hidup damai, penuh dengan rasa toleransi dan saling memahami adalah jati diri kita. Semoga menjadi hikmah kepada kita semua yang hidup dalam negeri indah Bhineka Tunggal Ika ini," kata Emil.

Ridwan Kamil sebelumnya mengimbau Arteria Dahlan agar segera meminta maaf kepada masyarakat Sunda yang berada di berbagai daerah se-Nusantara.

"Jadi saya mengimbau Pak Arteria Dahlan sebaiknya meminta maaf ya kepada masyarakat Sunda di nusantara ini, tapi kalau tidak dilakukan pasti akan bereskalasi karena sebenarnya orang Sunda itu pemaaf ya, jadi saya berharap itu dilakukan," ujar Ridwan Kamil saat menghadiri acara Musyawarah AMS Provinsi Bali di Hotel Aryaduta, Kabupaten Badung, Selasa (18/1/2022) malam. 

Polemik Arteria berawal ketika Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Jaksa Agung pada awal pekan ini dia meminta copot kepala kejaksaan tinggi yang berbahasa Sunda di dalam rapat. Tak dijelaskan lugas oleh Arteria siapa jaksa dan kapan rapat yang dimaksudkannya itu.

"Ada kritik sedikit, Pak JA (Jaksa Agung), ada Kajati Pak, yang dalam rapat dalam raker itu ngomong pakai bahasa Sunda, ganti Pak itu," kata Arteria di depan Jaksa Agung ST Burhanuddin, Senin (17/1/2022).

Meski tak menyebut oknum Kajati dan momen rapat yang dimaksud, pernyataan Arteria selaku anggota Komisi III DPR itu kini berbuntut panjang.
Protes datang bukan saja dari kelompok masyarakat Sunda, namun juga dari koleganya di DPR RI termasuk pula internal fraksi PDIP.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP pun menjatuhi sanksi peringatan kepada kadernya di Komisi III DPR tersebut. Sanksi itu diberikan usai Arteria dimintai klarifikasi atas kasus tersebut di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/1/2022).

"Surat sanksi peringatan ditandatangani Pak Sekjen dan saya sebagai Ketua DPP Bidang Kehormatan," kata Ketua DPP PDIP, Komaruddin Watubun dalam keterangannya.

Komaruddin mengaku banyak menerima laporan terkait kasus tersebut, termasuk dari kader partai mereka di Jawa Barat. Para kader mengaku menyesalkan ucapan Arteria di rapat Komisi III DPR itu.

Komaruddin menegaskan pernyataan Arteria Dahlan telah melanggar etik dan disiplin organisasi. Dalam klarifikasi, dia juga membenarkan Arteria telah meminta maaf atas ucapannya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip sunda ridwan kamil Arteria Dahlan
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top