Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Babak Baru Kasus Rachel Vennya, MAKI Serahkan Bukti Dugaan Suap ke Bareskrim Polri

MAKI bakal akan mendatangi Bareskrim Polri hari ini guna menyerahkan dugaan suap atau pungli terkait tidak dikarantinanya Rachel Vennya.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 21 Desember 2021  |  10:20 WIB
Boyamin Saiman - Antara
Boyamin Saiman - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) bakal akan mendatangi Badan Reserse Kriminal Kriminal Polri (Bareskrim) pada Selasa (21/12/2021). Kedatangan MAKI guna menyerahkan dugaan suap atau pungli terkait tidak dikarantinanya Rachel Vennya.

Diketahui, selebgram Rachel Vennya tak dijerat dengan pasal penyuapan atau tindak pidana korupsi karena bukan pegawai negeri sipil (PNS). Pasalnya, sempat mencuat adanya dugaan suap sehingga Rachel Vennya bisa menghindari karantina kesehatan.

"MAKI akan menyerahkan dokumen dan bukti terkait aduan dugaan suap/pungli atas tidak karantina Rachel Vennya dkk," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Selasa (21/12/2021).

Boyamin mengatakan, pihaknya sempat MAKI mengirim surat aduan kepada Bareskrim terkait Rachel Vennya pada 16 Desember 2021.

"Kedatangan hari ini sekaligus menanyakan proses selanjutnya atas surat tersebut," kata Boyamin.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat mengatakan, pasal tindak pidana korupsi atau penyuapan bisa diberlakukan bagi ASN.

“Dia (Rachel Vennya) bukan apa-apa,” kata Ade pada Senin, (13/12/2021).

Dalam pemeriksaan polisi terungkap bahwa Rachel Vennya mengeluarkan uang Rp40 juta untuk menyuap seorang staf DPR bernama Ovelia Pratiwi demi meloloskannya dari karantina.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maki Rachel Vennya
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top