Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Varian Omicron Mewabah, Ma'ruf Amin Minta Sistem Kesehatan Diperkuat

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebutkan, meskipun kasus aktif Covid-19 di Indonesia telah menurun, tetapi masyarakat harus tetap waspada karena pandemi belum berakhir.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 04 Desember 2021  |  13:19 WIB
Sejumlah tenaga kesehatan berjalan dengan membawa barang pribadinya keluar dari Rusun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta, Kamis (2/9/2021). Menurut Koordinator Lapangan Medis Rusun Pasar Rumput, Letkol Arjuniansyah sebanyak 92 tenaga kesehatan dikembalikan ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran dikarenakan Rusun Pasar Rumput dinonaktifkan sementara dalam merawat pasien terkonfirmasi positif tanpa gejala, tapi disiagakan jika terjadi kembali lonjakan Covid-19. ANTARA FOTO - M Risyal Hidaya
Sejumlah tenaga kesehatan berjalan dengan membawa barang pribadinya keluar dari Rusun Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta, Kamis (2/9/2021). Menurut Koordinator Lapangan Medis Rusun Pasar Rumput, Letkol Arjuniansyah sebanyak 92 tenaga kesehatan dikembalikan ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran dikarenakan Rusun Pasar Rumput dinonaktifkan sementara dalam merawat pasien terkonfirmasi positif tanpa gejala, tapi disiagakan jika terjadi kembali lonjakan Covid-19. ANTARA FOTO - M Risyal Hidaya

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyebut, meskipun kasus aktif Covid-19 di Indonesia telah menurun, tetapi masyarakat harus tetap waspada karena pandemi belum berakhir.

Bahkan, dia melanjutkan saat ini varian baru masih bermunculan, yaitu B.1.1.529 atau Omicron sehingga diperlukan penguatan sistem kesehatan.

“Sistem kesehatan harus diperkuat, cakupan dan sebarang vaksinasi harus kita akselerasi, disiplin melaksanakan protokol kesehatan harus terus kita laksanakan, dan teruslah kreatif serta adaptif dalam mencari solusi di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan,” katanya, dikutip melalui laman Wapres RI, Sabtu (4/12/2021).

Ma’ruf turut mengungkapkan rasa dukanya bagi para pihak yang berjuang dan berkorban dalam menangani Covid-19.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya para syuhada di seluruh Indonesia yang gugur karena Covid-19, semoga amal baiknya diterima di sisi Allah Subhanahu Wata’ala, Tuhan yang Maha Esa, hari ini kita berkumpul di sini untuk mengenang dan menghormati mereka,” tuturnya.

Ma’ruf pun yang hadir mewakili Presiden Joko Widodo juga memberikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang bekerja sama dalam penanganan Covid-19.

“Pemerintah menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengorbanan, kerja keras dan kolaborasi semua pihak dalam menghadapi pandemi Covid-19, terutama para pejuang di garda depan yang rela lelah dan berpeluh demi keselamatan bangsa,” katanya.

Menutup sambutannya, dia mengucap basmalah dilanjutkan dengan memberikan doa.

“Dengan mengucap bismillahirahmanirrahim Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat saya resmikan. Semoga Allah SWT memberikan Inayah-Nya dan meridhai setiap ikhtiar yang kita lakukan,” katanya.

Usai Ma’ruf memberikan sambutan, acara Peresmian Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat di Jl.Japati, Kota Bandung tersebut dilanjutkan dengan penekanan tombol totem oleh Wapres sebagai tanda Peresmian Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat yang ditandai oleh penurunan kain putih yang menutupi monumen.

Kemudian dia juga menandatangani Prasasti Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat. Terakhir, Ma’ruf didampingi Gubernur Jawa Barat dan rombongan terbatas meninjau secara dekat Monumen Pahlawan Covid-19 Jawa Barat yang bertuliskan 281 nama-nama pahlawan yang telah gugur dalam penanganan Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wapres ma'ruf amin Covid-19 omicron
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top