Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid-19 Meledak, Austria akan Lockdown Warga yang Belum Divaksin

Austria telah melarang orang yang tidak divaksinasi Covid-19 pergi ke restoran, bioskop, lift ski, dan penata rambut.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 12 November 2021  |  09:16 WIB
vaksin Covid-19 jenis Pfizer dan Moderna buatan Amerika Serikat - inquirer.net
vaksin Covid-19 jenis Pfizer dan Moderna buatan Amerika Serikat - inquirer.net

Bisnis.com, JAKARTA - Austria bersiap menghadapi penguncian (lockdown) pertama bagi siapapun yang tidak sepenuhnya divaksinasi setelah rekor infeksi dilaporkan di seluruh negeri.

Provinsi Upper Austria akan memberlakukan pembatasan mulai Senin depan jika mendapat lampu hijau dari pemerintah federal. Salzburg juga merencanakan langkah-langkah baru.

Kanselir Austria, Alexander Schallenberg mengatakan penguncian nasional untuk yang tidak divaksinasi "mungkin tak terhindarkan". Dua pertiga orang seharusnya tidak menderita karena yang lain ragu-ragu untuk divaksin.

Provinsi yang berbatasan dengan Jerman dan Republik Ceko dan memiliki populasi 1,5 juta itu memiliki tingkat infeksi tertinggi dan tingkat vaksinasi terendah.

Secara nasional, rekor 11.975 infeksi Covid-19 tercatat dalam 24 jam terakhir dan komisi virus Corona Austria telah memperingatkan ancaman yang harus ditanggapi dengan serius.

Austria telah melarang orang yang tidak divaksinasi pergi ke restoran, bioskop, lift ski, dan penata rambut, tetapi keadaan akan menjadi lebih sulit di Austria Hulu. Provinsi itu telah memberlakukan penguncian untuk mereka yang tidak divaksinasi.

Kepala pemerintahan itu mengatakan bahwa orang yang belum divaksinasi tidak akan dapat meninggalkan rumah, kecuali untuk alasan penting seperti pergi bekerja, membeli makanan atau berolahraga seperti dikutip BBC.com, Jumat (12/11).

Adapun, para kritikus mengatakan penguncian akan sangat sulit ditegakkan.

Jika infeksi terus meningkat, pihak berwenang mengatakan penguncian untuk mereka yang tidak divaksinasi dapat diterapkan di daerah lain. Oposisi sayap kanan Partai Kebebasan telah berkampanye dengan platform skeptisisme vaksin, sebuah pesan yang disukai banyak orang Austria.

Tingkat kasus tujuh hari di Austria jauh lebih tinggi daripada di negara tetangga Jerman, di mana Menteri Kesehatan Jens Spahn baru-baru ini memperingatkan akan adanya pandemi bagi mereka yang tidak divaksinasi.

Kemarin Jerman mencatat lebih dari 50.000 infeksi harian untuk pertama kalinya. Tingkat vaksinasi Jerman mencapai 67,3 persen atau sedikit lebih tinggi daripada di Austria.

Orang yang tidak divaksinasi pada dasarnya akan dilarang masuk restoran, hotel, bioskop dan teater di negara bagian Brandenburg mulai Senin. Willayah itu memberlakukan aturan "2G" yang membatasi akses ke orang yang telah divaksinasi atau telah pulih dari Covid-19

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

austria vaksinasi Covid-19 Lockdown
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top