Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Janji Bawa Kabar Baik dari Kunjungannya ke Tiga Negara

Presiden Jokowi melakukan rangkaian kunjungan ke tiga negara yang merupakan kunjungan bilateral pertamanya di masa pandemi Covid-19.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 29 Oktober 2021  |  14:47 WIB
Presiden Jokowi bertolak menuju Roma, Italia, dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (29/10/2021) pagi - BPMI Setpres - Laily Rachev
Presiden Jokowi bertolak menuju Roma, Italia, dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (29/10/2021) pagi - BPMI Setpres - Laily Rachev

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) hari ini, Jumat (29/10) memulai rangkaian kunjungan ke luar negeri, ke tiga negara yakni Italia, Inggris Raya, dan Uni Emirat Arab (PEA).

Rangkaian kunjungan Presiden Jokowi ke luar negeri dimulai hari ini 29 Oktober 2021 dan dijadwalkan tiba kembali ke Tanah Air pada 5 November 2021.

Jokowi menyatakan bahwa ini merupakan kunjungan bilateral pertamanya di masa pandemi Covid-19. Dia berjanji akan membawa kabar baik dari hasil kunjungannya

“Ini adalah kunjungan bilateral pertama saya di masa pandemi. Saya akan pergunakan kunjungan ini untuk memperkuat kerja sama, terutama di bidang perdagangan dan investasi,” kata Jokowi dalam keterangan pers dikutip dari Youtube Setpres, Jumat (29/10/2021).

Adapun,  negara pertama yang dikunjungi Jokowi ialah Italia. Di sana Jokowi akan berpartisipasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) yang dilaksanakan di Roma, Italia, pada 30-31 Oktober 2021.

Selain menghadiri KTT, Presiden juga akan menjadi pembicara dalam kegiatan lain mengenai UMKM dan peran perempuan.

“Selain hadir dalam acara utama G20, saya juga telah diminta untuk berbicara dalam side event mengenai usaha mikro, usaha kecil, UMKM, dan peran perempuan. Undangan ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap kebijakan, keberpihakan kita kepada UMKM dan peran perempuan dalam bisnis UMKM,” ujar Jokowi.

Di akhir kegiatan KTT, ungkap Presiden, Indonesia akan menerima tongkat estafet Presidensi G20 dari Italia. Kegiatan G20 di bawah kepemimpinan Indonesia akan dimulai pada bulan Desember 2021.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kita, bagi Indonesia dan sekaligus tanggung jawab yang besar yang harus kita jalankan dengan baik,” imbuhnya.

Dari Roma, Presiden akan melanjutkan kunjungan kerja ke Glasgow, Inggris Raya untuk menghadiri KTT Pemimpin Dunia COP26 yang berlangsung pada tanggal 1-2 November 2021. KTT yang dipimpin oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson tersebut akan dihadiri oleh 120 kepala negara dan kepala pemerintahan.

Presiden menegaskan, posisi Indonesia dalam isu perubahan iklim adalah sangat konsisten dan Indonesia akan terus bekerja keras memenuhi komitmen yang telah dibuat.

“Kita tidak ingin ikut dalam retorika yang pada akhirnya tidak dapat kita jalankan,” jelas Presiden.

Pada isu perubahan iklim, lanjut Presiden, Indonesia memiliki peran strategis karena Indonesia sebagai salah satu pemilik hutan tropis dan mangrove terbesar di dunia.

“Isu perubahan iklim harus terus diletakkan dalam kerangka pencapaian target SDGs sehingga hasilnya akan dapat berkelanjutan,” imbuhya.

Dalam kunjungannya di Inggris Raya, Kepala Negara juga akan melakukan temu bisnis dengan pimpinan dunia usaha Inggris yang berencana melakukan investasi ke Indonesia.

Dari Glasgow, Presiden selanjutnya akan bertolak ke UEA guna melakukan kunjungan kerja pada tanggal 3-4 November 2021. Presiden diagendakan untuk melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota Mohamed bin Zayed (MBZ) dan Emir Dubai Mohammed bin Rashid.

“Saya akan pergunakan kunjungan ini untuk memperkuat kerja sama, terutama bidang perdagangan dan investasi. Akan terdapat pertemuan-pertemuan dengan bisnis yang akan saya hadiri dan hasilnya akan baik bagi ekonomi kita,” ujar Jokowi

Rangkaian lawatan Presiden Jokowi akan diakhiri dengan mengunjungi Paviliun Indonesia di Dubai Expo. Presiden diagendakan tiba di Indonesia pada tanggal 5 November 2021.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi investasi hubungan bilateral
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top