Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hadapi La Nina, Luhut: Ayo Semua Dengarkan Wake Up Call BMKG!

Luhut Pandjaitan meminta semua pihak termasuk kementerian dan lembaga terkait untuk mengambil langkah antisipasi dan mitigasi dini dalam menghadapi ancaman La Nina.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Bisnis/Triawanda Tirta Aditya
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait fenenomena La Nina yang akan terjadi hingga Februari 2022 di Indonesia.

Menindaklanjuti peringatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta semua pihak termasuk kementerian dan lembaga terkait untuk mengambil langkah antisipasi dan upaya mitigasi dini.

Sejumlah kementerian terkait tersebut adalah Kementerian PUPR, Kementerian ESDM, Kementerian LHK, Kemendagri, Kemensos, Kementerian Pertanian, hingga BNPB.

“Kementerian-kementerian tersebut harus berkoordinasi dan bersinergi untuk melakukan langkah-langkah pencegahan bencana hidrometeorologi dari hulu hingga hilir,” kata Luhut dalam acara Rakornas Antisipasi La Nina yang diselenggarakan oleh BMKG, Jumat (29/10/2021).

Luhut meminta pihak terkait untuk menyiapkan matriks rencana aksi sehingga sinergi bisa berjalan efektif, cepat, dan tepat.

"Saya minta sekali lagi kita semua harus hati-hati. Sudah ada peringatan dini dan akurasi dari BMKG dari waktu ke waktu saya lihat makin hebat. Ayo kita semua mendengarkan wake up call ini," ujarnya.

Adapun, fenomena La Nina bisa berdampak pada peningkatan curah hujan 20 hingga 70 persen di banyak wilayah di Tanah Air.

Akibat peningkatan curah hujan ekstrem ini, beberapa bencana alam seperti banjir, pohon tumbang, angin kencang, dan tanah longsor berpotensi terjadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper