Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diberi Nama Sepanjang 19 Kata, Anak di Tuban Kesulitan Dapat Akta Lahir

Anak asal Tuban yang memiliki nama sepanjang 19 kata viral di media sosial, setelah kedua orang tuanya menuliskan surat terbuka untuk Presiden Jokowi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Oktober 2021  |  05:42 WIB
Diberi Nama Sepanjang 19 Kata, Anak di Tuban Kesulitan Dapat Akta Lahir
Ilustrasi - Googleimage

Bisnis.com, SOLO - Rangga Madhipa Sutra Jiwa Cordosega Akre Askhala Mughal Ilkhanat Akbar Sahara Pi - Thariq Ziyad Syaifudin Quthuz Khoshala Sura Talenta tak mendapatkan akta lahirnya selama 3 tahun, setelah kelahirannya.

Nama anak asal Tuban tersebut dinilai terlalu panjang oleh petugas birokrasi pencatatan sipil.

Cordo, nama panggilannya, sulit mengurus surat akta kelahiran karena namanya melebihi 50 karakter.

Selain akta kelahiran, Cordo juga belum memiliki dokumen kependudukan lain yang sah.

Kedua orang tua, Arif Akbar dan Suci Nur Aisiyah kemudian meminta bantuan Presiden Joko Widodo dengan mengirimkan surat terbuka.

Isi surat tersebut yakni meminta tolong dibantu untuk mengurus dokumen kependudukan, karena sudah beberapa kali mereka ditolak oleh Dissukcapil.

"Sungguh besar harapan kami pihak terkait pembuat akte nama untuk memberi jalan keluar dan kemudahan dalam memberikan pada kami pelayanan yang baik.Kami sudah mengajukan permohonan kira kira hampir hampir tiga tahun yang lalu, akan tetapi sampai hari ini - jawabannya sama - Tidak bisa - selalu dan selalu ditekankan mengganti nama," tulis surat terbuka Arif.

Surat tersebut pun akhirnya viral di media sosial, hingga membuat sang anak menjadi sorotan netizen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tuban akta lahir

Sumber : Tempo

Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top