Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Olivia Nathania Diduga Menipu 225 Calon PNS, yang Lapor ke Polisi 5 Orang

Kuasa hukum pelapor mengklaim ada 225 calon PNS yang diduga telah menjadi korban penipuan Olivia Nathania.
News Writer
News Writer - Bisnis.com 05 Oktober 2021  |  19:09 WIB
Olivia Nathania Diduga Menipu 225 Calon PNS, yang Lapor ke Polisi 5 Orang
Advokat Odie Hodianto (kedua kiri) memberikan keterangan kepada wartawan pada Kamis sore (30/9) di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan oleh publik figur Olivia Nathania. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya menyebut, bahwa baru menerima satu laporan terkait dugaan penipuan dengan modus rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) oleh anak penyanyi lawas Nia Daniaty, Olivia Nathania.

"Saya sampaikan memang informasinya korbannya banyak, tetapi yang baru melapor ke sini hanya satu orang, dia adalah pengacara dari lima orang korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Pihak kuasa hukum pelapor mengklaim ada 225 orang yang diduga telah menjadi korban penipuan dengan nilai kerugian mencapai miliaran rupiah.

Meski demikian, pihak kepolisian mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, korbannya baru berjumlah lima orang.

"Jadi kalau kita total masih lima saja," ujar Yusri.

Diketahui Olivia Nathania dan suaminya, Rafly N Tilaar, dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Kamis (23/9) atas dugaan penipuan terhadap 225 orang dengan modus rekrutmen PNS.

Laporan polisi tersebut tertuang dengan laporan bernomor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 23 September 2021.

Adapun pasal yang dipersangkakan sesuai laporan tersebut, yakni Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan dan atau pemalsuan surat.

Olivia dijadwalkan akan menjalani klarifikasi oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Selasa (5/10/2021), namun yang bersangkutan mengajukan penundaan untuk mempersiapkan alat bukti bantahan atas laporan terhadap dirinya.

"Kita minta ditunda sampai tanggal 11 (Oktober) hari Senin," kata kuasa hukum Olivia Nathania, Susanti Agustina di Jakarta, Selasa (5/10/2021).

Susanti mengatakan, pihak Olivia mengajukan penundaan pemeriksaan untuk mempersiapkan dokumen dan barang bukti.

"Penundaannya satu kesiapan mental, kedua kesiapan dokumen pendukung atas laporan pelapor, paling tidak ada bukti-bukti bantahan," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penipuan polda metro jaya CPNS

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top