Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pakta AUKUS: Upaya Stabilisasi Kawasan atau Provokasi Melawan China?

China mengkhawatirkan terganggunya perdamaian dan stabilitas di kawasan serta adanya perlombaan senjata.
Ilustrasi Provokasi AS/4thmedia.org
Ilustrasi Provokasi AS/4thmedia.org

Aukus untuk menghadang ekspansi China

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Hikmahanto Juwana mengatakan Aukus seharusnya tidak diniatkan, apalagi  secara tersurat, untuk menghadapi ekspansi China. Begitu juga dengan kekuatan ekonomi dan militernya di kawasan Indo-Pasifik. Akan tetapi kenyataannya demikian, kata Hikmahanto.

“Dapat diduga AS membangun pakta pertahanan dengan Australia dan Inggris dalam rangka berbagi beban (burden sharing) dalam menghadapi kekuatan China,” ujar Hikmahanto ketika dihubungi Bisnis terkait pendapatnya soal dinamika keamanan regional tersebut. 

Rektor Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) itu mengakui bahwa bisa dimaklumi bila China menyampaikan respons negatif terhadap pakta pertahanan Aukus tersebut. Pasalnya, China mengkhawatirkan terganggunya perdamaian dan stabilitas di kawasan serta adanya perlombaan senjata. Apalagi dilanggarnya kesepakatan Larangan Penyeberan Pengetahuan Nuklir untuk tujuan Militer (Non-Proliferation Treaty). 

“Indonesia tentu harus bersikap atas perkembangan geopolitik ini karena ada kepentingan nasional di situ,” ujar Hikmahanto menegaskan. 

Indonesia yang memiliki politik luar negeri bebas aktif, ujarnya, berperan signifikan berssma negara-negara lain agar persaingan antara AS dengan China dihentikan. Apalagi perlombaan itu akan berdampak secara langsung terhadap keamanan, perdamaian dan stabilitas kawasan Asean.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper