Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

RI akan Kucurkan Bantuan Kesehatan US$200.000 untuk Myanmar

Fase pertama bantuan akses kesehatan untuk Myanmar menurut rencana akan dilakukan pada September.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersiap mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/1/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia berkomitmen akan memberikan bantuan berupa akses kesehatan kepada Myanmar sebesar US$200.000.

“Fase pertama bantuan menurut rencana akan dilakukan pada September,” kata Menlu pada rapat kerja dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Kamis (2/9/2021).

Maksud dari fase ini berkaitan dengan isu pemberian kemanusiaan pada rakyat Myanmar. Retno menjelaskan bahwa bantuan harus didorong dengan keras karena manyangkut keselamatan dan kesejahteraan.

Oleh karena itu, pada pertengahan Agustus Sekretariat Jenderal Asean yang dihadiri negara anggota dan mitra mengadakan pertemuan. Tujuannya menggalang dukungan kepada rakyat Myanmar.

Menlu menjelaskan ada dua fase bantuan kemanusiaan untuk Myanmar. Semuanya soal kehidupan (life saving) yang berkaitan dengan Covid-19 dan keberlanjutan atau life sustaining terkait bantuan lebih luas.

Dana US$200.000 yang akan dikucurkan Indonesia, tambah Retno merupakan bantuan untuk fase pertama.

“Sedangkan fase kedua akan didahului assessment mengenai bantuan yang diberikan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper