Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Hadapan Pasien, Luhut Cerita Anak dan Cucunya Sempat Terpapar Covid-19

Luhut Pandjaitan mengimbau masyarakat yang terpapar Covid-19 untuk menjalani perawatan di fasilitas isolasi terpadu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Agustus 2021  |  20:27 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan - Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan semangat kepada para pasien Covid-19 di shelter isolasi Covid-19 Tegalrejo, Kota Yoyakarta, Jumat (6/8).

Dalam kunjungan itu, Luhut menyempatkan berdialog singkat dengan para pasien Covid-19 yang tengah isolasi di shelter dengan jarak cukup jauh, sekitar 80-90 meter.

Luhut hanya mengunjungi tempat parkir shelter yang berdekatan dengan posko dekontaminasi saja, tidak sampai masuk ke gedung. Dalam kesempatan tersebut, Luhut bercerita bahwa anak dan cucunya sempat terpapar Covid-19.

"Cucu saya umur 12 tahun kena (Covid-19). Begitu pula menantu dan anak saya yang Kopassus kena juga. Menteri-menteri juga sudah berapa yang kena. Penyakit ini tidak peduli siapa dia, profesinya apa," kata Luhut di hadapan para pasien Covid-19.

Luhut meminta, para warga yang terpapar Covid-19 tidak perlu malu, apalagi sampai mengurung diri di rumah tanpa pengawasan dan jaminan pengobatan. Dia mendorong mereka yang terpapar bersedia isolasi di shelter terpadu yang jelas ada pengawasannya.

"Tidak perlu anggap terpapar Covid-19 ini seperti masalah aib, itu tidak betul. Anak-cucu saya yang kena pun bisa sembuh. Tolong sampaikan ke saudara-saudara lainnya jangan isolasi mandiri di rumah, itu bisa menulari lainnya," ujar Luhut.

Dia mengatakan, menghadapi ganasnya Covid-19 varian Delta saat ini, tak seorang pun boleh jumawa karena bisa fatal akibatnya. Sebab, meski kondisi kasus penularan di masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai menurun, tapi kasus di negara lain masih melonjak tajam.

Luhut pun meminta pemerintah daerah bersama Polri dan TNI bekerjasama door-to-door ke rumah warga mencari yang masih isolasi di rumah agar mau pindah isolasi di shelter.

Luhut juga meminta daerah menggencarkan tracing dan testing agar memenuhi standar WHO 15 + 1. "Agar lekas ketemu yang tertular dan mendapat pengobatan lebih dini," kata Luhut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Luhut Pandjaitan Covid-19

Sumber : Tempo.Co

Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top