Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ketua Satgas Ingin Penanganan Covid-19 Terintegrasi dari Hulu ke Hilir

PPKM Mikro yang berada di sektor hulu harus menjadi ujung tombak dalam pengendalian Covid-19 dengan melakukan empat fungsi, mulai dari pencegahan, pembinaan, pengamanan dan dukungan.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 29 Juli 2021  |  07:58 WIB
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito saat melakukan kunjungan lapangan - Istimewa
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito saat melakukan kunjungan lapangan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito meminta penanganan Covid-19 bisa dilakukan secara optimal dari hulu hingga hilir.

Ganip mengatakan bahwa penanganan Covid-19 di hulu dan hilir harus terintegrasi dengan baik dan dilaksanakan secara kolaboratif agar bisa optimal.

Menurutnya, PPKM Mikro yang berada di sektor hulu harus menjadi ujung tombak dalam pengendalian Covid-19 dengan melakukan empat fungsi, mulai dari pencegahan, pembinaan, pengamanan dan dukungan.

“Hulu harus menjadi garda terdepan. Harus dilakukan oleh Posko PPKM Mikro di tingkat desa dan kelurahan, yang melaksanakan empat fungsi, yakni fungsi pencegahan, fungsi pembinaan, fungsi pengamanan dan fungsi dukungan,” katanya melalui keterangan resmi, Kamis (29/7/2021).

Untuk memastikan hal itu, Ganip melakukan peninjauan langsung tempat isolasi terpusat di GOR Gelarsena, Klaten, Jawa Tengah, Rabu 28 Juli 2021.

Selain memiliki GOR Gelarsena dengan kapasitas 101 bilik kamar untuk tempat isolasi terpusat, Pemerintah Kabupaten Klaten juga telah menyiapkan tempat isolasi terpusat lainnya, yakni Hotel Edotel Klaten dengan kapasitas 24 tempat tidur, Panti Semedi 40 tempat tidur, Rumah Susun Sewa Universitas Gadjah Mada di Lapangan Geologi Bayat 52 kamar, dan Pusat Pendidikan Satuan Pengamanan Jogonalan 100 tempat tidur.

Pada kegiatan sebelumnya, Ganip juga mengunjungi Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten, untuk melihat bagaimana pelaksanaan tugas dan fungsi posko, serta menyerahkan bantuan.

Dari hasil evaluasi pada kunjungannya ke Posko PPKM Mikro Desa Kemudo, Ganip menilai bahwa empat fungsi posko telah dilaksanakan secara optimal.

Menurut catatan yang diterima Ganip, wilayah desa tersebut sebelumnya memiliki angka kasus aktif Covid-19 hingga 200 orang. Namun, saat ini sudah menurun menjadi 16 kasus.

Ganip meyakini bahwa penurunan jumlah kasus itu menjadi indikator keberhasilan dari empat fungsi posko PPKM Mikro yang dijalankan dengan baik.

“Saya tadi melihat tadi empat fungsi ini sudah dilakukan dengan baik. Puncak tertinggi ketika itu 200 kasus, dan sudah dilakukan penanganan sehingga sampai dengan hari ini sudah menurun menjadi 16 kasus,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ganip Warsito yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengingatkan tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

Dia juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada manusia yang kebal terhadap Covid-19. “Virus itu yang membawa manusia. Tidak ada seorangpun yang kebal terhadap Covid-19,” ucapnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Ganip Warsito
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top