Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PBB Desak Militer Myanmar Bebaskan Suu Kyi Sekarang Juga

Myanmar di tengah kondisi kacau sejak militer merebut kekuasaan pada 1 Februari dan menggulingkan pemerintahan terpilih Suu Kyi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Juli 2021  |  08:05 WIB
Aung San Suu Kyi - Reuters
Aung San Suu Kyi - Reuters

Bisnis.com, NEW YORK - Militer Myanmar didesak segera membebaskan Aung San Suu Kyi.

Desakan tersebut disampaikan Sekjen PBB Antonio Guterres pada Kamis (1/7/2021). Dia mendesak militer Myanmar membebaskan Peraih Nobel Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint secepatnya.

Myanmar di tengah kondisi kacau sejak militer merebut kekuasaan pada 1 Februari dan menggulingkan pemerintahan terpilih Suu Kyi.

"Kami mengulangi seruan kami agar segera membebaskan semua orang yang ditangkap secara sewenang-senang, termasuk Presiden Win Myint dan Penasihat Negara Aung San Suu Kyi," kata Eri Kaneko, juru bicara Sekjen PBB, Kamis, sehari setelah ribuan tahanan lainnya dibebaskan.

Myanmar membebaskan lebih dari 2.000 tahanan pada Rabu, seperti wartawan dan lainnya. Menurut pihak militer mereka ditahan atas tuduhan penghasutan karena ikut terlibat dalam aksi protes, seperti dilansir media setempat.

Banyak penentang militer ditahan, beberapa di antaranya divonis, di bawah undang-undang yang mengkriminalisasi pernyataan, yang berpotensi menyebabkan ketakutan atau menyebarkan berita bohong. Suu Kyi disidang atas pelanggaran serupa, salah satunya, dan kini masih ditahan.

"Kami masih sangat prihatin dengan kekerasan dan intimidasi yang masih berlangsung, termasuk penangkapan sewenang-wenang oleh pasukan keamanan," kata Kaneko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

myanmar sekjen pbb aung san suu kyi

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top