Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Turun Mesin, Kapal Selam KRI Cakra-401 Mulai Diuji ke Laut

Kapal selam KRI Cakra-401 adalah saudara kembar dari KRI Nanggala-402 yang tenggelam di laut utara Bali dan dinyatakan eternal on patrol per akhir April lalu.
Komandan Satuan Kapal Selam (Satsel) Koarmada II Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa (tengah) bersama Komandan KRI Nanggala-402 Letkol Laut (P) Ansori (kiri) dan Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal melakukan salam komando usai upacara serah terima jabatan Komandan Nanggala-402 di Dermaga Kapal Selam Komando Armada II, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/2/2019)./ANTARA-Zabur Karuru
Komandan Satuan Kapal Selam (Satsel) Koarmada II Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa (tengah) bersama Komandan KRI Nanggala-402 Letkol Laut (P) Ansori (kiri) dan Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal melakukan salam komando usai upacara serah terima jabatan Komandan Nanggala-402 di Dermaga Kapal Selam Komando Armada II, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/2/2019)./ANTARA-Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA -- Kapal selam KRI Cakra-401 sedang melaksanakan Sea Acceptance Test (SAT) sebelum bisa kembali melaut. 

Kapal selam buatan Jerman itu saat ini sedang menjalani overhaul atau pengecekan mesin dan perbaikan atas komponen-komponenannya yang bermasalah di galangan kapal milik PT PAL.

"Sebelumnya telah sukses melaksanakan pengujian Harbour Acceptance Test (HAT) dan beberapa waktu lalu telah sukses melewati tahap pengujian Propulsion Test, First Trimming & Diving," demikian keterangan yang dilansir dari Tempo, Minggu (20/6/2021).

Kapal selam KRI Cakra-401 adalah saudara kembar dari KRI Nanggala-402 yang tenggelam di laut utara Bali dan dinyatakan eternal on patrol per akhir April lalu.

Keduanya adalah produk HDW Jerman yang dipesan Pemerintah Indonesia pada 1977 lalu dan hingga kini masih dioperasikan meski telah berusia pakai 40 tahun.

Keduanya termasuk kapal selam diesel elektrik tipe 209/1300 yang mampu melesat hingga kecepatan 21,5 knot. Kapal selam TNI AL ini memiliki kapasitas 34 pelaut dengan kemampuan selam maksimal hingga 250 meter. Sebagai catatan, saat tenggelam, KRI Nanggala-402 memuat 53 awak dan tenggelam hingga kedalaman lebih dari 800 meter.

Perkembangan terkini proses overhaul yang sedang dijalani KRI Cakra-401 diungkap PT PAL Indonesia melalui akun resmi media sosialnya, Jumat 18 Juni 2021. Disebutkan kalau saat ini KRI Cakra–401 sedang persiapan melaksanakan uji Sea Acceptance Test (SAT) sebelum bisa kembali melaut.

Terpisah, Direktur Utama PT PAL Indonesia, Laksamana Muda TNI Weko Pamudji Mulyo, menjelaskan bahwa overhaul itu adalah satu dari tiga proyek strategis alat utama sistem senjata nasional yang sedang dikerjakan perusahaannya. Dua lainnya adalah pembangunan 2 Kapal Cepat Rudal 60 M dan 2 Kapal Bantu Rumah Sakit.

Weko mempresentasikan pekerjaan pada kapal selam dan dua jenis kapal lainnya itu dalam Konferensi Nasional Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan, 15 Juni 2021. 

Seperti dikutip dari laman PT PAL, konferensi diselenggarakan di kampus Universitas Pertahanan RI di Sentul, Bogor, dan dihadiri Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Edi Suwiknyo
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper