Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mendagri Tito Minta Kesbangpol Deteksi Potensi Konflik dan Isu Intoleransi

Menurutnya Tito Karnavian, peran Kesbangpol sangat sentral dalam urusan pemerintahan umum untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 06 Juni 2021  |  22:57 WIB
Mendagri Tito Karnavian. - Antara
Mendagri Tito Karnavian. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mampu mendeteksi adanya potensi konflik hingga isu intoleransi di dalam negeri.

Hal itu disampaikannya secara virtual saat membuka Kegiatan Peningkatan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kesbangpol dalam rangka cegah dini dan deteksi dini pada Tahun Anggaran 2021, Minggu (6/6/2021).

Dia menuturkan, Kesbangpol harus memiliki kemampuan deteksi hingga menginventarisasi potensi yang mengganggu kesatuan bangsa.

"Mengidentifikasi masalah, potensi konflik yang ada, serta identifikasi intoleransi yang dapat memecah bangsa," katanya dalam keterangan resmi, Minggu (6/6/2021).

Lebih lanjut kata Tito, perlu pula langkah mencari solusi dan mengelola potensi tersebut agar tak menjadi peristiwa yang menimbulkan persoalan. Upaya ini diyakin untuk menjaga situasi keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat daerah serta kerukunan nasional tetap terjaga.

Menurutnya, peran Kesbangpol sangat sentral dalam urusan pemerintahan umum untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, keutuhan NKRI, mengembangkan wawasan kebangsaan serta menjaga bangsa yang plural di tengah keberagaman baik suku, bangsa, ras dan agama.

"Untuk itu, upaya untuk memperkuat Kesbangpol terutama kualitas dan kuantitas SDM ini sangat penting, Kesbangpol perlu diawaki oleh personil yang cukup, dan personil yang berkualitas," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendagri Tito Karnavian
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top