Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Australia Deteksi Kehadiran Varian Virus Covid-19 Delta

Melbourne memasuki minggu kedua penguncian ketat setelah diperpanjang selama seminggu lagi hingga 10 Juni. Beberapa pembatasan di tempat lain dilonggarkan di negara bagian itu mulai Kamis malam.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 04 Juni 2021  |  14:38 WIB
Patung Gadis Fearless terkesan sedang melihat tanda
Patung Gadis Fearless terkesan sedang melihat tanda "Tolong Tetap di Rumah" di Lapangan Federasi yang kosong pada hari pertama dari lima hari penguncian yang diterapkan di negara bagian Victoria sebagai tanggapan terhadap wabah Covid-19 di Melbourne, Australia (13/2/2021). Antara - Reuters/Sandra Sanders

Bisnis.com, SYDNEY - Australia mendeteksi varian virus Covid-19 Delta di antara infeksi Corona di negara tersebut.

Kehadiran varian Covid-19 Delta itu dilaporkan otoritas negara bagian Victoria Australi.

Mereka mengatakan pada Jumat (4/6/2021) pengurutan genom telah mendeteksi untuk pertama kalinya varian virus Covid-19 Delta di antara infeksi dalam wabah virus terbaru di ibu kota negara bagian, Melbourne.

"Varian itu adalah varian Delta, sekarang terkenal di India dan semakin banyak ditemukan di Inggris. Ini adalah varian yang menjadi perhatian signifikan," kata Kepala Petugas Kesehatan negara bagian Victoria Brett Sutton kepada wartawan di Melbourne.

Sutton mengatakan varian baru belum dikaitkan dengan kasus infeksi Covid-19 berurutan di seluruh Australia dari karantina hotel atau di tempat lain.

Sejauh ini, dua kasus Victoria memiliki varian 'Delta', yang kemungkinan merupakan jenis yang menyebabkan gelombang terbaru Covid-19 di India.

"Ini adalah kekhawatiran bahwa itu tidak terkait dengan kasus lain tetapi kami mengejar semua kontak kasus utama itu ... dan mencari di mana itu mungkin diperoleh," kata Sutton.

Victoria, negara bagian terpadat kedua di Australia, sedang berjuang untuk menahan wabah terbarunya setelah lebih dari tiga bulan tidak ada kasus. Tercata terdapat 65 kasus di wilayah ini sejak 24 Mei lalu.

Victoria memberlakukan pembatasan ketat pada pergerakan orang, kebijakan yang berdampak pada sebagian besar perekonomian wilayah itu.

Pemerintah telah mengaitkan semua kasus dengan satu pelancong yang dibebaskan dari karantina setelah dites negatif.

Melbourne memasuki minggu kedua penguncian ketat setelah diperpanjang selama seminggu lagi hingga 10 Juni. Beberapa pembatasan di tempat lain dilonggarkan di negara bagian itu mulai Kamis malam.

Pihak berwenang menyalahkan perpanjangan pembatasan ketat di Melbourne pada varian Kappa, yang pertama kali terdeteksi di India.

Varian Kappa mereka gambarkan sebagai jenis yang sangat menular, meskipun kasus baru tetap dalam satu digit selama delapan hari berturut-turut.

Empat kasus baru yang didapat secara lokal dilaporkan pada  Jumat, dibandingkan tiga hari sebelumnya.

Penguncian cepat, pembatasan perbatasan regional, dan aturan jarak sosial yang ketat sebagian besar telah membantu Australia mengendalikan wabah sebelumnya dan menjaga jumlah kasus Covid-19 relatif rendah. Australia secara keseluruhan mencatatkan 30.100 kasus konfirmasi positif Covid-19 dan 910 kematian.

Lebih dari 4,6 juta dosis vaksin telah diberikan pada Rabu di Australia, yang memiliki populasi orang dewasa sekitar 20 juta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

australia melbourne Covid-19

Sumber : Antara/Reuters

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top