Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penularan Covid Varian Baru, Guangzhou Batalkan Ratusan Penerbangan

Beberapa akses jalan dan 473 persimpangan jalan di Distrik Liwan, wilayah yang paling parah terkena dampak Covid, sejak Senin (31/5) lalu telah ditutup. 
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Juni 2021  |  11:49 WIB
Penularan Covid Varian Baru, Guangzhou Batalkan Ratusan Penerbangan
Ilustrasi - Suasana terminal kedatangan dan keberangkatan domestik Bandar Udara Internasional Daxing Beijing (BDIA). - Antara/M. Irfan Ilmie\\r\\n\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, BEIJING - Penerbangan di Kota Guangzhou terdampak menyebarnya infeksi Covid-19 varian baru.

Penyebaran Covid-19 varian terbaru itu berlangsung lebih cepat dibanding varian sebelumnya. Akibat kondisi tersebut otoritas Guangzhou, China, membatalkan ratusan penerbangan.

Pihak otoritas juga mengunci atau menerapkan kebijakan lockdown atas salah satu distrik di Ibu Kota Provinsi Guangdong itu.

Beberapa akses jalan dan 473 persimpangan jalan di Distrik Liwan, wilayah yang paling parah terkena dampak Covid, sejak Senin (31/5) lalu telah ditutup.  Orang-orang yang tinggal di wilayah tersebut dilarang keluar-masuk dan semua tempat umum ditutup.

Pemerintah Kota Guangzhou juga telah membentuk 300 tim untuk melakukan investigasi epidemiologi. 

Program vaksinasi massal dibatalkan agar petugas medis lebih berkonsentrasi pada tes PCR massal. Hingga Senin sore sudah ada tiga juta sampel yang dikumpulkan petugas.

Dewan Pemerintahan China telah membentuk satuan tugas khusus untuk memandu penanganan anti-epidemi di Guangzhou.

Pelacakan virus akan terlihat jelas setelah investigasi secara cepat dan intensif, demikian pernyataan Wakil Wali Kota Guangzhou Li Ming kepada pers.

Penerbangan dari dan tujuan Bandar Udara Internasional Baiyun di Guangzhou ditangguhkan sejak Senin.

Pada pukul 11.40 waktu setempat sebanyak 519 penerbangan atau sekitar 37,34 persen jadwal penerbangan di salah satu bandara tersibuk di dunia itu dibatalkan. Hal itu diketahui dari Variflight.com, perusahaan layanan data penerbangan.

Sepanjang 2020, Bandara Baiyun telah melayani 43,77 juta penumpang.

Pada Senin Guangzhou mendapati 18 kasus baru sehingga jumlahnya secara keseluruhan mencapai 23 kasus terhitung sejak 21 Mei.

Bandara Baiyun merupakan bandara tujuan penerbangan internasional utama selama Covid-19.

Guangzhou merupakan salah satu kota di China yang menampung para pengguna penerbangan internasional untuk melakukan karantina selama 14 hingga 21 hari sebelum menuju berbagai kota lainnya, terutama Beijing.

Sampai saat ini Beijing belum sepenuhnya melayani jalur internasional langsung. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china guangzhou Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top