Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

175 Kasus Kejahatan Diungkap Selama Operasi Ketupat 2021

Polri menahan 38 orang yang terindikasi melakukan tindak pidana selama pelaksanaan Operasi Ketupat berlangsung.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 17 Mei 2021  |  08:41 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Istiono saat meninjau pemeriksaan dokumen dan tes antigen terhadap pengendara yang memasuki Jabodetabek usai libur Lebaran di Pos Penyekatan KM 34 Tol Cikampek-Jakarta, Minggu./Antara - HO/Polri
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Istiono saat meninjau pemeriksaan dokumen dan tes antigen terhadap pengendara yang memasuki Jabodetabek usai libur Lebaran di Pos Penyekatan KM 34 Tol Cikampek-Jakarta, Minggu./Antara - HO/Polri
Bisnis.com, JAKARTA-- Sebanyak 175 perkara kejahatan yang terjadi di Indonesia selama Operasi Ketupat 2021 digelar.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Argo Yuwono mengungkapkan dari 175 perkara itu, ada sekitar 309 orang yang terlibat kasus kejahatan.
Menurutnya, dari 309 orang itu, sekitar 11 orang di antaranya sudah ditangkap, 38 orang langsung ditahan dan 206 orang lainnya dibina oleh Polri.
"Kejahatan yang paling menonjol di antaranya itu adalah pencurian," tuturnya, Senin (17/5/2021).
Selain itu, kata Argo, selama Operasi Ketupat 2021, Kepolisian juga telah memberhentikan sebanyak 11.230 kendaraan pribadi maupun umum pada hari Sabtu 15 Mei 2021 kemarin.
"Dari jumlah itu, 620 kendaraan langsung ditilang karena tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan dan melanggar rambu lalu lintas. Lalu, 10.610 kena teguran," katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri operasi ketupat
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top