Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bukan #BeraniJujurHebat, Novel Baswedan Kini Gaungkan #BeraniJujurPecat

Novel Baswedan menyebutkan bahwa TWK bukan tes kompetensi atau tes untuk seleksi pegawai KPK layak beralih status menjadi ASN atau tidak.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 13 Mei 2021  |  16:20 WIB
Penyidik KPK Novel Baswedan disambut anak dan istrinya setibanya dari Singapura di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22/2/2018). - ANTARA/Muhammad Iqbal
Penyidik KPK Novel Baswedan disambut anak dan istrinya setibanya dari Singapura di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22/2/2018). - ANTARA/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik senior Novel Baswedan membuat tagar #BeraniJujurPecat yang diubah dari tagar #BeraniJujurHebat sebagai sindiran atas polemik dugaan pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Potret Pemberantasan Korupsi negeri ini. #BeraniJujurPecat," cuitnya di akun Twitter pribadinya @nazaqistsha, Rabu (12/5/2021).

Yang terkini, dikabarkan sebanyak 75 pegawai KPK, termasuk Novel, dinyatakan tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) telah dinonaktifkan lewat surat keputusan (SK) yang ditandatangani Plh Kepala Biro SDM KPK Yonathan Demme Tangdilintin.

Dalam cuitan lainnya, Novel menyebutkan bahwa TWK bukan tes kompetensi atau tes untuk seleksi pegawai KPK layak beralih status menjadi ASN atau tidak.

“Dlm UU 19/2019 dan Putusan MK jelaskan peg KPK mjd ASN hanya bersifat peralihan yg tdk boleh merugikan pegawai KPK. Tp digunakan utk singkirkan 75 peg, bbrp sdg tangani kasus besar,” cuitnya.

Sejumlah upaya protes atau perlawanan terhadap putusan penonaktifan 75 pegawai KPK akibat tidak lolos tes PWK diketahui tengah dilakukan.

Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) Yudi Purnomo Harahap menyampaikan bahwa tengah melakukan konsolidasi usai menerima surat keputusan terkait penonaktifan dirinya dan 74 pegawai KPK lainnya.

“Pegawai KPK tentu akan  melakukan konsolidasi untuk langkah yang akan kami ambil berikutnya," katanya melalui keterangan resmi beberapa waktu lalu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK novel baswedan
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top