Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Cara Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja Saat Pandemi

Kementerian Agama memberikan panduan untuk merayakan ibadah kenaikan Yesus Kristus atau yang sering disebut masyarakat Indonesia Isa Almasih.
Hanafi Nurmahdi
Hanafi Nurmahdi - Bisnis.com 11 Mei 2021  |  13:41 WIB
Patung Yesus Kristus tampak terciprat darah ketika sinar Matahari masuk melalui atap yang hancur di dalam Gereja St Sebastian di Negombo, Sri Lanka 21 April 2019. -  Reuters
Patung Yesus Kristus tampak terciprat darah ketika sinar Matahari masuk melalui atap yang hancur di dalam Gereja St Sebastian di Negombo, Sri Lanka 21 April 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Umat Kristen Protestan dan Katolik akan merayakan kenaikan Yesus Kristus pada Kamis (13/2021). Kini, Kementerian Agama mengeluarkan cara melaksanakan ibadah saat pandemi.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 8 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Peringatan Kenaikan Yesus Kristus yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil pada 6 Mei 2021 menjelaskan panduan ibadah bagi pengurus gereja dan masyarakat.

“Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh umat beragama. Untuk itu, saya juga telah menerbitkan edaran panduan penyelenggaraan ibadah peringatan kenaikan Isa Almasih,” tegas Yaqut Cholil pada Jumat (7/5/2021).

Berikut panduan penyelenggaraan ibadah peringatan kenaikan Isa Almasih sesuai dengan surat edaran Menteri Agama:

Panduan bagi Pengurus/Pengelola Gereja:

1. Pelaksanaan ibadah peringatan kenaikan Isa Almasih di Gereja dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat dan membatasi jumlah yang diperkenankan beribadah tidak melebihi 50 persen.

2. Mengatur jadwal pelaksanaan ibadah dengan memperhatikan daya tampung tempat ibadah.

3. Melakukan pembersihan dan disinfektan rutin di area tempat ibadah.

4. Menyediakan fasilitas cuci tangan di pintu masuk dan pintu keluar.

5. Mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah tanpa mengurangi penghayatan dan makna ibadah.

6. Menyiapkan petugas internal yang mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat ibadah.

7. Membatasi jumlah jalur keluar masuk tempat ibadah.

8. Melakukan pengecekan suhu tubuh bagi seluruh pengguna tempat ibadah.

9. Menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus pada bangku/kursi di tempat ibadah.

10. Pengelola/pengurus juga memfasilitasi pelayanan ibadah virtual di rumah.

Panduan bagi Pengguna/Jemaat:

1. Jemaat yang akan mengikuti ibadah dalam kondisi sehat.

2. Menggunakan masker dari rumah dan selama berada di area tempat ibadah.

3. Menjaga kebersihan diri dengan membawa dan menggunakan hand sanitizer sendiri.

4. Tidak diperkenankan melakukan kontak fisik.

5. Menjaga jarak antar jemaat dan dilarang berkerumun/berkumpul di area tempat ibadah.

6. Bagi anak-anak dan lansia yang rentan tertular penyakit dan berisiko tinggi terhadap Covid-19, dapat mengikuti ibadah virtual di rumah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gereja kementerian agama Yesus Kristus rumah ibadah
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top