Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menkes Apresiasi Kecepatan Vaksinasi Lansia di DKI, Bali & Yogya

Pemerintah berharap daerah lain dapat termotivasi untuk mempercepat vaksinasi kepada lansia.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 10 Mei 2021  |  16:56 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / Youtube Sekretariat Presiden
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / Youtube Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pihaknya akan menambah pasokan vaksin Covid-19 terhadap tiga provinsi setelah mampu mempercepat pemberian vaksinasi kepada lansia.

Ketiga provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, DI Yogyakarta dan Bali. Menkes berharap agar hal ini menjadi motivasi bagi daerah lain untuk mempercepat vaksinasi termasuk kepada lansia.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada daerah yang memiliki tingkat vaksinasi yang tinggi terutama bagi kelompok masyarakat lanjut usia.

“Saya terima kasih ke Provinsi Bali, DKI Jakarta, dan Yogyakarta yang relatif sudah tinggi suntikan lansianya, sehingga mereka secara bertahap sudah mulai dibuka untuk suntikan golongan masyarakat umumnya,” kata Menkes saat konferensi pers virtual, Senin (10/5/2021).

Lebih lanjut, dia menyatakan pemerintah akan memberikan vaksin tambahan supaya agar daerah bisa mengakselerasi vaksinasi kepada lansia yang temasuk dalam kelompok rentan.

Menurut Menkes suntikan vaksinasi terhadap lansia perlu diselesaikan segera. Pasalnya, semakin cepat vaksinasi kepada golongan ini, maka akan mempercepat dibukanya vaksinasi kepada masyarakat umum.

Adapun, dalam upaya mencapai kekebalan komunitas atau herd immunity pemerintah terus meningkatkan laju pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diberikan kepada masyarakat.

Menkes menyebutkan bahwa hingga 9 Mei cakupan vaksinasi telah mencapai sekitar 22 juta dosis dengan kapasitas vaksinasi mencapai 500.000 per hari.

Pencapaian ini dinilai cukup signifikan lantaran 10 juta dosis baru dicatat setelah proses vaksinasi selama 3 bulan, sedangkan 10 juta dosis lagi diperoleh selama masa vaksinasi 1 bulan.

Menkes menyampaikan, setelah sempat terjadi penurunan laju vaksinasi karena adanya penurunan pasokan, pada bulan Mei pasokan vaksin guna memenuhi kebutuhan program vaksinasi di Tanah Air kembali mengalir.

“Alhamdulillah dengan bantuan banyak kementerian, Pak Airlangga juga banyak bantu, Pak Presiden banyak bantu, sehingga stok kita akan naik lagi di bulan Mei ini,” ujarnya.

Mantan Wakil Menteri BUMN ini pun meminta jajaran pemerintah di daerah untuk kembali mengakselerasi laju penyuntikan vaksin.

“Pesan saya ke seluruh aparat di daerah kita mulai menggenjot lagi ya karena jumlah stok vaksinnya sudah cukup. Di bulan Mei sesudah Lebaran segera kita genjot lagi vaksinasinya untuk bisa naik. Kalau bisa kita coba menyentuh satu juta per bulan di bulan Juni,” tuturnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menkes vaksinasi Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top