Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Densus 88 Temukan 4 Kaleng Bubuk Putih di Bekas Markas FPI 

Polisi mencurigai bubuk putih yang disimpan di dalam empat kaleng tersebut merupakan bahan untuk membuat bom rakitan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 27 April 2021  |  20:22 WIB
Petugas membongkar atribut saat melakukan penutupan markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta, Rabu (30/12/2020).  - Antara\r\n
Petugas membongkar atribut saat melakukan penutupan markas DPP Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta, Rabu (30/12/2020). - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menemukan empat kaleng bubuk putih mencurigakan dari lokasi penggeledahan bekas markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengky Hariadi mencurigai bubuk putih yang disimpan di dalam empat kaleng tersebut merupakan bahan untuk membuat bom rakitan.

Untuk memastikan bubuk putih tersebut, Hengky mengatakan bahwa pihaknya sudah melibatkan tim penjinak bom (Jibom) dan Tim Gegana untuk mendalami bubuk putih tersebut.

"Tim Densus menemukan bubuk beberapa kaleng, kita panggil beberapa tim jibom Gegana. Sekarang sedang diteliti empat kaleng bubuk putih mencurigakan itu," kata Hengky, Selasa (27/4/2021).

Hingga malam ini, Tim Densus 88 Antiteror dan Polres Metro Jakarta Pusat masih melakukan penggeledahan dan mencari alat bukti sekaligus fakta hukum terkait keterlibatan Sekretaris Umum FPI Munarman dalam jaringan teroris ISIS Indonesia.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono mengatakan tim Densus 88 telah menangkap mantan Sekretaris Umum FPI Munarman pada hari ini Selasa (27/4/2021) sekitar pukul 15.30 WIB di rumah pribadinya di Perumahan Modern Hills Cinangka-Pamulang, Tangerang Selatan.

Dia mengungkapkan Munarman ditangkap terkait kasus dugaan tindak pidana menginisiasi gerakan terorisme di Indonesia.

Menurut Argo, Munarman diduga menggerakkan orang lain, bermufakat jahat dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri densus 88 fpi munarman
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top