Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akibat Pandemi, 100.425 Orang di Jepang Kehilangan Pekerjaan

Kementerian Ketenagakerjaan Jepang menyatakan lebih dari 100.000 orang telah kehilangan pekerjaan akibat pandemi virus corona.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 09 April 2021  |  10:44 WIB
Pabrik Toyota di Jepang. Kementerian Tenaga Kerja Jepang juga meminta pengusaha mempertahankan tenaga kerjanya dengan memanfaatkan subsidi pemerintah.  - Toyota
Pabrik Toyota di Jepang. Kementerian Tenaga Kerja Jepang juga meminta pengusaha mempertahankan tenaga kerjanya dengan memanfaatkan subsidi pemerintah. - Toyota

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan Jepang menyatakan lebih dari 100.000 orang telah kehilangan pekerjaan akibat pandemi virus corona.

Melansir Perusahaan Penyiaran Jepang (Nippon Hoso Kyokai/NHK), Jumat (9/4/2021), survei menunjukkan bahwa 100.425 orang kehilangan pekerjaan atau akan kehilangan pekerjaannya mulai akhir Januari tahun lalu hingga Rabu (7/4/2021).

Angka ini termasuk orang-orang yang dipecat, atau kontraknya tidak diperbarui.

Kementerian Ketenagakerjaan Jepang menyatakan beberapa orang mungkin telah mendapatkan pekerjaan baru, tetapi angka pengangguran sesungguhnya kemungkinan lebih tinggi karena data kementerian hanya menghitung kasus-kasus yang diketahui otoritas ketenagakerjaan dan pusat penempatan tenaga kerja publik.

Kementerian tersebut juga meminta pengusaha mempertahankan tenaga kerjanya dengan memanfaatkan subsidi pemerintah.

Pada awal tahun atau Januari 2021, sekitar 80.100 orang diketahui telah kehilangan pekerjaan atau akan kehilangan pekerjaan di Jepang. Namun, angka sesungguhnya diyakini bahkan lebih tinggi dari itu karena data kementerian hanya mencakup kasus yang tercatat oleh otoritas ketenagakerjaan serta pusat-pusat penempatan kerja.

Hingga 25 Desember 2020, hampir 17.000 orang kehilangan pekerjaan di bidang manufaktur. Sebanyak 11.000 lainnya berasal dari industri restoran. Sementara itu, lebih dari 10.000 orang di bidang retail dinyatakan kehilangan pekerjaan dan 9.600 orang dari industri perhotelan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pekerja ekonomi jepang pandemi corona
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top