Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengadaan Calon ASN 2021 Buka 1.275.384 Formasi, Ini Perinciannya

Hal itu diungkapkan Menpan RB Tjahjo Kumolo dalam konferensi pers terkait Pengadaan CASN 2021, Jumat (9/4/2021).
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 09 April 2021  |  10:59 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. - Antara
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa total formasi yang dibutukan dalam program pengadaan calon aparatur sipil negara (CASN) pada 2021 mencapai 1.275.384 orang.

Hal itu diungkapkannya dalam konferensi pers terkait Pengadaan CASN 2021, Jumat (9/4/2021). Dia memerinci bahwa formasi CASN 2021 di instansi pemerintah pusat mencapai 83.669 orang, sedangkan instansi pemerintah daerah sebanyak 1.191.718 orang.

Jumlah formasi itu termasuk termasuk kebutuhan untuk guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 1.002.616 orang dan PPPK non guru serta calon pegwai negeri sipil (CPNS) sebanyak 119.094 formasi.

"Teman-teman sekalian total kebutuhan tahun 2021 sebanyak 1.275.384," ujarnya dalam konferensi pers tersebut.

Tjahjo menjelaskan saat ini Indonesia memiliki 4.169.118 ASN dengan didominasi oleh pelaksana adminsitrasi yakni sebanyak 1.630.804 orang atau sekitar 39 persen. Komposisi ASN itu juga terdiri dari 1.418.266 guru dan 75.738 dosen atau total mencapai sekitar 36 persen.

ASN struktural, jelas dia, mencapai 456.372 orang atau sekitar 11 persen. Sementara itu, dia mengatakan bahwa ada 257.800 ASN teknis dan 329.138 ASN di bidang kesehatan atau secara total mencapai 14 persen.

"Nerkaitan dengan mekanisme pengadaan ASN, pemerintah daerah telah menyampaikan usulan kebutuhan ASN dengan mempertimbangkan analisis jabatan dan analisis beban kerja. Kemudian Kemenpan RB menetapkan kebutuhan ASN nasional dengan mempertimbangkan masukan dari Menteri Keuangan dan Kepala BKN [Badan Kepegawaian Negara]," ujarnya.

Tjahjo menambahkan pengumuman pelaksanaan seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang itu akan dilakukan oleh BKN.

"Panitia seleksi nasional atau panselnas menetapkan hasil akhir seleksi, kemudian penetapan nomor induk kepegawaian oleh BKN dan pengangkatan pegawai. Ini tahapan-tahapan yang ingin kita sampaikan," jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

CPNS tjahjo kumolo kemenpan rb ASN pppK
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top