Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

6 Juta Orang Telah Divaksin, Wamenkes: Kasus Aktif Covid-19 Mulai Turun

Kemenkes menyebut menurunnya kasus aktif Covid-19 di Indonesia membuktikan bahwa vaksin memperoleh manfaat yang besar.
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia) secara drive thru di halaman GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). /ANTARA
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia) secara drive thru di halaman GOR Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). /ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menyatakan terjadi penurunan kasus aktif Covid-19 di semua daerah di Indonesia. Kondisi ini disebabkan program vaksinasi yang dijalankan pemerintah.

Dia menuturkan bahwa pemerintah telah melihat data yang menggembirakan terkait kasus Covid-19. Jumlah tenaga kesehatan yang telah divaksin mencapai 100 persen, disusul angka nakes yang terpapar pandemi juga mulai menurun.

“Kemudian terjadi penurunan kasus aktif Covid-19 di semua daerah di indonesia dan penurunan bed occupancy rate [BOR] rumah sakit di seluruh rumah sakit vertikal yang kita evaluasi di Indonesia,” kata Dante saat menyambut kedatangan 16 juta bahan baku vaksin Sinovac di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (25/3/2021).

Menurutnya, situasi ini membuktikan bahwa vaksin Covid-19 memperoleh manfaat yang besar serta mengurangi risiko terjadi keparahan akibat pandemi tersebut.

Hingga Rabu (24/3/2021), jumlah vaksinasi dosis pertama telah diterima oleh 5,9 juta masyarakat dan dosis kedua vaksin telah disuntikan kepada 2,7 juta orang.

Di sisi lain, Dante mengingatkan bahwa masyarakat yang telah menerima vaksin tetap harus menjalankan 3M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker.

“Bukan berarti [vaksin] membuat orang kebal sama sekali tetapi butuh waktu untuk proses imun itu terbentuk dalam tubuh,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 16 juta bahan baku vaksin produksi Sinovac tiba di Indonesia, Kamis (25/3/2021). Artinya hingga kini sedikitnya 53,5 juta bahan baku vaksin telah masuk ke Tanah Air.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rayful Mudassir
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper