Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wacana Presiden 3 Periode, Benny Harman: Mungkin dari Pengkhianat Negara

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K. Harman. Dia menyebut wacana itu hanya merupakan halusinasi.
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 24 Maret 2021  |  07:59 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR Beny Harman - Istimewa
Wakil Ketua Komisi III DPR Beny Harman - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Benny K Harman memperkirakan wacana jabatan presiden hingga tiga periode berasal dari politisi yang suka mencari muka.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi III DPR ini melalui akun Twitter resminya, @BennyHarmanID, Selasa (23/3/2021) 11.31 WIB. Dalam unggahan itu, dia membagikan sebuah foto pertemuan informal antara Badan Pengkajian MPR dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo dan  Wakil Ketua MPR yakni Syarief Hasan dan Fadel Muhammad.

Dari hasil pertemuan itu, jelas dia, wacana jabatan presiden tiga periode itu tidak riil. Dia menduga wacana itu berasal dari pengkhianat negara.

"Amat jelas, wacana presiden 3 periode itu halusinasi. Dari siapa? Mungkin dari politisi yang suka cari muka alias pengkianat reformasi dan pengkinat negara," tulis Benny di Twitter.

Ini bukan kali pertama Benny angkat bicara soal wacana jabatan presiden tiga periode. Sebelumnya, politisi asal Nusa Tenggara Timur ini mengatakan dalam sejarah ada presiden yang diam-diam meminta atau membiarkan konstitusi agar dapat menjabat posisi tertinggi di negara lebih lama.

Kader Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono itu pun menilai, berdasarkan buku sejarah, ada presiden yang dengan kekuasaannya mengubah regulasi untuk memuaskan ambisinya.

"Ada juga disebut dalam buku sejarah dunia, ada presiden yang diam2 meminta atau membiarkan konstitusi diubah agar ia dapat dipilih berkali-kali. Dengan kuasa besar yang ada padanya, ia bisa mengubah konstitusi agar ambisinya utk berkuasa dalam waktu sangat lama terwujud," tulsinya di Twitter.

Benny menyebut bahwa wacana tersebut mengingatkannya kembali pada kondisi Indonesia di tahun 1963 ketika Sukarno atau Bungkarno diangkat menjadi Presiden seumur hidup.

"Isu Presiden tiga periode mengingatkan saya thn 1963 saat Ir. Soekarno diangkat menjadi Presiden seumur hidup," kata Benny.

Dia mengatakan bahwa saat itu Soekarno tidak pernah meminta dan tidak pernah tahu soal masa jabatan presiden seumur hidup.

Menurut Benny, yang meminta agar Soekarno dilantik jadi preside seumur hidup adalah MPRS yang anggotanya ditunjuk oleh Presiden Soekarno. Kendati demikian, lanjut Benny, saat itu Soekarno tak kuasa untuk menolaknya.

"Presiden tidak pernah minta juga tidak pernah tau. Yang minta, MPRS yang anggota2nya dia tunjuk. Meski demikian presiden tidak kuasa menolaknya. Jasmerah. #RakyatMonitor," lanjut Benny.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

partai demokrat benny k harman
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top