Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Menristek: Perlu Inovasi untuk Percepatan Vaksinasi Covid-19

Menristek Bambang Brodjonegoro mengatakan dibutuhkan inovasi untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19 nasional
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyampaikan paparan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyampaikan paparan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/ Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro memberi apresiasi kepada sektor swasta yang membantu mendorong vaksinasi melalui beragam inovasi hingga digitalisasi.

Dalam acara peluncuran Grab Vaccine Center di Provinsi Banten oleh Grab Indonesia dan Good Doctor, Bambang mengatakan bahwa inovasi dalam pelaksanaan vaksinasi kali ini masuk ke ranah pelayanan publik dan hal itu sangat penting.

“Kerja sama private dan public sector, antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dan tentunya program-programnya, tidak akan bisa sukses kalau tidak didukung semua pihak. Di sinilah bentuk kerjasama public private menjadi penting,” ujarnya saat memberikan sambutan, Sabtu (13/3/2021).

Dia mengatakan, kalau pemerintah hanya mengandalkan birokrasi atau aparat pemerintah, program yang ada tak akan berjalan lancar.

“Kita tidak boleh lagi melihat siapa yang pemerintah, siapa yang dari pusat, siapa yang daerah, siapa yang private sector. [Covid-19] Ini adalah musuh bersama adalah program bersama untuk mengatasi musuh bersama tersebut sehingga kita harus solid,” imbuh Bambang.

Dia berharap, program-program dari sektor swasta seperti yang dilakukan Grab dan Good Doctor yang menyediakan sentra vaksin dan vaksin drive thru, bisa menular kepada sektor swasta lainnya dari segi inovasi dan kerja sama.

Bambang mengapresiasi pendaftaran vaksinasi yang menggunakan sistem yang rapi dan ditunjang oleh teknologi digital yang optimal.

“Kita optimistis anak muda nanti akan bisa menciptakan layanan publik yang akan jauh lebih baik dibanding generasi kita yang hari ini mungkin berusia atau kategori lansia,” kata Bambang.

Dia juga berharap program vaksinasi berjalan cepat sehingga program pemulihan ekonomi juga bisa berlangsung lebih cepat, agar lebih progresif.

“Mudah-mudahan upaya ini akan menjadi model yang nantinya akan sangat membantu Pak Menkes dalam upaya penyelesaian program vaksin sampai mencapai herd immunity alias sekitar 360 juta dosis vaksin,” ujarnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper