Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Digoyang Kasus Suap, Ditjen Pajak Bungkam

Modus pelaku suap itu sebenarnya tak jauh berbeda dengan kasus-kasus sebelumnya yakni menyuap pejabat atau orang pajak supaya nilai pajaknya rendah.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 03 Maret 2021  |  08:44 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan rancangan APBN 2021 dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/12/2020)  -  Foto: Kemenkeu RI
Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan rancangan APBN 2021 dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/12/2020) - Foto: Kemenkeu RI

Bisnis.com, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) masih bungkam usai terungkapnya dugaan suap pengurusan pajak yang menyeret pegawainya.

Dirjen Pajak Suryo Utomo maupun Staf Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Yustinus Prastowo, memilih untuk tidak menjawab pertanyaan tertulis yang disampaikan Bisnis.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan bahwa modus pelaku suap itu sebenarnya tak jauh berbeda dengan kasus-kasus sebelumnya yakni menyuap pejabat atau orang pajak supaya nilai pajaknya rendah.

"Kalau di pajak kan modusnya seperti itu, gimana caranya supaya WP bayar pajak rendah dengan cara menyuap pemeriksanya agar pajaknya diturunkan," kata Alex di Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Alex memaparkan bahwa penyidik KPK sudah melakukan penggeledahan untuk mengungkap kasus itu. Di sisi lain, KPK juga tengah berkoordinasi dengan otoritas pajak maupun Kementerian Keuangan untuk menelusuri kemana arah suap itu mengalir.

"Nanti Irjen Kemenkeu dan Dirjen Pajak akan melakukan pemeriksaan ulang yang terhadap WP dalam pemeriksaan awal itu yang mengandung suap tadi pemeriksaanya enggak benar, itu diperiksa ulang," jelasnya.

Dalam catatan Bisnis, praktik kongkalikong bukan kali ini terjadi. Pada tahun 2016 lalu, misalnya, penyidik lembaga antikorupsi menangkap tangan seorang pejabat di Ditjen Pajak bernama Handang Soekarno.

Kasus Handang sama dengan kasus yang ditangani KPK saat ini, modusnya sama jadi makelar pajak, memfasilitasi pengusaha supaya membayar pajak lebih sedikit dengan imalan sejumlah rupiah.

Perkara Handang juga sempat menyeret nama-nama tenar, mulai dari adik ipar Presiden Joko Widodo (Jokowi) Arif Budi Sulistyo hingga Ken Dwijugiasteadi, mantan Dirjen Pajak.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pajak suap sri mulyani djp
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top