Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Covid-19, Dosis Pertama Juga Kedua Naik 25.000-an

Sampai Selasa (23/2/2021), penerima vaksin dosis pertama totalnya mencapai 1.269.905 orang dari target 1,46 juta orang untuk tenaga kesehatan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  16:59 WIB
Ilustgrasi - Dokter menyuntikkan vaksin CoronaVac ke lengan petugas medis saat vaksinasi Covid-19 dosis kedua di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (28/1/2021). - Antara
Ilustgrasi - Dokter menyuntikkan vaksin CoronaVac ke lengan petugas medis saat vaksinasi Covid-19 dosis kedua di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (28/1/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, sampai dengan Selasa (23/2/2021), jumlah orang yang divaksinasi untuk dosis pertama dan kedua sama-sama di kisaran 25.000-an orang.

Sampai Selasa (23/2/2021), penerima vaksin dosis pertama totalnya mencapai 1.269.905 orang dari target 1,46 juta orang untuk tenaga kesehatan.

Jumlahnya hanya bertambah 25.690 dibandingian dengan hari sebelumnya.

Sementara itu, yang divaksin dosis kedua bertambah 25.061 orang. Dari angka tersebut, total yang divaksin dosis kedua mencapai 789.996 orang.

Untuk vaksinasi tahap, pemerintah menargetkan 1.468.764 vaksinasi tenaga kesehatan. Jumlah kebutuhannya sudah tetap, dihitung bersama nakes lansia dan nakes yang bisa dan tidak bisa disuntikkan vaksin.

Sementara itu, target secara keseluruhan, termasuk petugas pelayanan publik dan masyarakat umum, mencapai 181.554.465 orang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah menargetkan vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan kepada 900.000 sampai 1 juta orang per hari.

Sampai saat ini, vaksinasi ke satu juta orang baru bisa tercapai dalam waktu sebulan.

Adapun, saat ini pemerintah sudah memulai penyuntikkan vaksin tahap kedua yang ditujukan kepada 17,4 juta petugas pelayanan publik, di antaranya pedagang pasar, guru, pekerja di sarana trasportasi umum, dan TNI/Polri.

Sampai saat ini vaksin yang ada masih menggunakan Coronavac dari Sinovac.

Pemerintah sudah menambah kapasitas vaksin dari Sinovac berupa bahan dasar yang akan diolah lebih lanjut oleh PT Bio Farma sebanyak 10 juta dosis serta 1 juta dosis overfilled.

Rencananya pada kuartal I juga akan segera datang vaksin dari AstraZeneca yang merupakan hasil kerja sama multilateral pemerintah dengan GAVI Covax Facility.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bio farma vaksinasi Vaksin Covid-19 AstraZeneca CoronaVac
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top