Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Kebut Pemberkasan 7 Tersangka Kasus Korupsi Asabri

Pihaknya telah memerintahkan tim penyidik Kejagung untuk meluncur ke sejumlah kota di Indonesia guna menyita aset tersangka yang sudah terdeteksi.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 22 Februari 2021  |  08:52 WIB
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih
Logo Kejaksaan RI di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mempercepat pemberkasan tujuh orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asabri.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah menyebut dari total sembilan tersangka, hanya tujuh tersangka yang jadi prioritas dipercepat pemberkasannya. 

Sementara itu, dua tersangka lain, kata Febrie, yaitu Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat sudah diputus pidana penjara seumur hidup oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait perkara korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

"Kalau yang dua tersangka itu kan maksimal ya hukuman pidananya, jadi kami fokus dulu kepada tujuh tersangka ini agar pemberkasannya cepat selesai," tuturnya, Senin (22/2/2021).

Sejalan dengan hal tersebut, menurut Febrie, tim penyidik Kejagung kini juga tengah mempercepat penyitaan sejumlah aset milik tersangka korupsi PT Asabri dalam rangka pengembalian kerugian negara.

Bahkan, kata Febrie, pihaknya telah memerintahkan tim penyidik Kejagung untuk meluncur ke sejumlah kota di Indonesia guna menyita aset tersangka yang sudah terdeteksi.

"Saat ini, tim penyidik sudah kita bagi tiga untuk menelusuri aset yang ada di luar kota," katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asabri Kejaksaan Agung
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top