Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dalam 28 Hari Kasus Kematian Terkait Covid-19 di Inggris Capai 799

Jumlah total kematian Covid-19 dalam sepekan turun 26 persen dibanding pekan lalu. Demikian pula dengan jumlah kasus harian Covid-19.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  09:47 WIB
Orang-orang mengantre untuk tes Covid-19 di jalan raya Ealing tempat varian virus Corona SARS-CoV-2 baru yang berasal dari Afrika Selatan ditemukan, di London Barat, Inggris (2/2/2021)./Antara - Reuters/Henry Nicholls
Orang-orang mengantre untuk tes Covid-19 di jalan raya Ealing tempat varian virus Corona SARS-CoV-2 baru yang berasal dari Afrika Selatan ditemukan, di London Barat, Inggris (2/2/2021)./Antara - Reuters/Henry Nicholls

Bisnis.com, LONDON - Kasus kematian baru pada pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Inggris mengalami kenaikan.

Selama 28 hari, tercatat 799 kasus kematian baru dari pasien yang terbukti positif Covid-19. Selain itu, terdapat 10.625 kasus tambahan baru.

Data tersebut dirilis otoritas Inggris pada Selasa (16/2/2021).

Sementara itu, angka kematian harian Covid-19 naik dari 230 yang tercatat pada Senin. Namun, data pada Senin berubah oleh penundaan laporan akhir pekan.

Jumlah total kematian Covid-19 dalam sepekan turun 26 persen dibanding pekan lalu. Demikian pula dengan jumlah kasus harian Covid-19.

Berdasarkan data resmi, sebanyak 15,6 juta warga kini telah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19, sementara 546.165 warga lainnya telah menerima suntikan kedua.

Sebelumnya diberitakan bahwa Inggris berencana menguji vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh AstraZeneca kepada anak-anak pada bulan ini, Februari 2021.

Menurut The Guardian pada Senin (15/2/2021), peneliti di University of Oxford akan menguji kemanjuran vaksin tersebut terhadap 300 sukarelawan yang berusia 6-17 tahun.

Sebanyak 240 orang anak-anak akan menerima vaksin tersebut bulan ini dan sisanya akan menerima vaksin meningitis terlebih dahulu.

Melalui pernyataan resminya dokter anak sekaligus ilmuwan klinis di Oxford Vaccine Group mengatakan bahwa pandemi Covid-19 memiliki dampak negatif yang mendalam pada pendidikan, perkembangan sosial dan kesejahteraan emosional anak-anak dan remaja, di luar penyakit dan gejala penyakit parah yang langka.

"Oleh karena itu, penting untuk mengumpulkan data tentang keamanan respons imun terhadap vaksin virus Corona kami pada kelompok usia ini, sehingga mereka berpotensi mendapatkan keuntungan dari dimasukkan dalam program vaksin dalam waktu dekat," ujar kepala peneliti Andrew Pollard.

Vaksin AstraZeneca telah disetujui untuk orang dewasa di Inggris bersama dengan vaksin Pfizer/BioNTech dan Moderna.

Selengkapnya silakan baca: Inggris Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Anak-Anak Bulan Ini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris Covid-19 Vaksin Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top