Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inggris Heboh, Ribuan Karyawan Amazon Terima Hasil Tes Covid-19 yang Salah

Mereka telah dites dengan hasil negatif, tetapi menerima pemberitahuan yang menyatakan bahwa hasilnya adalah positif.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  08:32 WIB
Ilustrasi Amazon. - Antara/Reuters
Ilustrasi Amazon. - Antara/Reuters

Bisnis,com, JAKARTA - Ribuan pekerja Amazon di Inggris menerima hasil tes virus Corona yang salah. Mereka mendapat informasi yang tidak akurat dari hasil tes dan pelacakan sebelumnya.

The Guardian mencatat 3.853 karyawan perusahaan pengecer online Amazon menerima hasil pemeriksaan yang salah.

Pejabat kesehatan mengatakan mereka telah dites dengan hasil negatif Covid-19, tetapi menerima pemberitahuan yang menyatakan bahwa mereka telah dites dengan hasil positif. Mereka pun telah diminta untuk mengisolasi diri.

Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial (DHSC) Inggris menyatakan hal itu telah diselesaikan dalam satu hari seperti dikutip theguardian.com, Rabu (17/2/2021).

Akan tetapi, sebagian mereka yang mungkin telah terinfeksi virus masih menghadapi dampaknya.

Seorang pekerja tes dan pelacakan mengatakan, “Sejauh yang saya tahu, tes itu bagus, tetapi apa yang diberitahu orang tentang hasilnya salah.”

Program uji-dan-lacak telah dikritik sejak diluncurkan. Program pemerintah senilai £22 miliar itu semakin merepotkan selama puncak pandemi karena harus menghubungi hampir tiga kali lipat jumlah orang yang terinfeksi.

Tidak jelas bagaimana kesalahan itu terjadi. Secara terpisah beberapa profesional perawatan kesehatan pelaksana tes-dan-jejak menyatakan keprihatinan yang meningkat atas penggunaan staf kontrak yang tidak berpengalaman.

Mereka diduga tidak terlatih secara klinis. Mereka sering dipekerjakan dengan upah minimum oleh bisnis telemarketing yang dikontrak oleh Serco. Mereka direkrut untuk melakukan wawancara terperinci dengan pasien virus Corona.

Amazon memiliki program pengujian di tempat kerja dan menggunakan pengujian PCR yang diluncurkan pada musim gugur 2020.

Perusahaan itu telah mempekerjakan teknisi lab dan melakukan puluhan ribu pengujian sehari di ratusan lokasinya di seluruh dunia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inggris amazon.com Covid-19

Sumber : theguardian.com

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top