Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SBY Disebut Minta Dana Rp9 Miliar untuk Bangun Museum, Andi Arief: Itu Fitnah Keji!

Politikus Partai Demokrat Andi Arief menegaskan Presiden ke-6 RI SBY tidak pernah meminta dana bantuan kepada pemda Jatim untuk membangun Museum SBY-Ani.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  09:46 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono - Instagram Ano Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono - Instagram Ano Yudhoyono

Bisnis.com, JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Andi Arief angkat bicara terkait isu yang menyebut Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono meminta dana bantuan kepada pemerintah daerah untuk pembangunan Museum SBY-Ani.

Andi menyatakan SBY tidak pernah meminta bantuan dana kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Pemerintah Kabupaten Pacitan dalam membangun Museum SBY-Ani.

“Para Buzzer sudah fitnah keji soal pembangunan museum SBY ANI di Pacitan Jatim. Pak SBY ditawarkan bantuan hibah 9 Miliar oleh Pemda Jatim untuk pembangunan. Pak SBY tidak pernah minta, bantuannya pun belum diterima. Niat baik Pemda Jatim, murni,” cuitnya melalui akun Twitter @Andiarief_, Rabu (17/2/2021).

Lebih lanjut, dalam unggahan video di cuitan selanjutnya, tampak progres pembangunan museum yang sudah terlihat bentuk fisik bangunan.

"Museum ini dalam proses pembangunan, akan selesai diperkirakan awal tahun depan," ujarnya.

Dalam video itu pula tampak informasi yang menyebutkan bahwa pembangunan Museum SBY-Ani menggunakan dana yang bersumber dari donasi masyarakat.

Rekening Bank Mega atas nama Susilo Bambang Yudhoyono BDN Museum Kepresidenan SBY pun telah disediakan bagi mereka yang ingin menyumbang.

Adapun, diberitakan sebelumnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sempat meninjau pembangunan Museum dan Galeri SBY-Ani yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Pacitan, Jawa Timur.

Khofifah mengatakan pembangunan museum yang didirikan oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini ditargetkan rampung pada Maret 2021.

“InsyaAllah, museum dan galeri seni sekitar 7.500 meter persegi ini selesai Maret 2021 mendatang & akan dibuka bagi masyarakat umum pada tahun 2022. Mohon do'a semoga lancar sukses,” cuit Khofifah melalui akun Twitter pribadinya @KhofifahIP, Minggu (18/10/2020).

Museum dan galeri seni ini akan menyajikan pernak-pernik atau segala sesuatu terkait perjalanan hidup SBY dan kisah kasihnya dengan mendiang istri, Ani Yudhoyono.

Adapun, museum dan galeri seni yang groundbreaking-nya dilakukan pada 22 Februari 2020, diharapkan akan menjadi destinasi wisata baru di Pacitan dan menarik kedatangan wisatawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby ani yudhoyono museum pemprov jatim
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top