Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelantikan Kapolri sebelum Akhir Bulan, Dewas SWF Belum Jelas

Pelantikan Kapolri yang baru akan dilakukan sebelum masa tugas Kapolri Idham Azis berakhir pada akhir Januari 2021. Namun demikian, soal pelantikan calon Dewas LPI, pihak istana belum membeberkan kapan itu akan dilakukan.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  18:36 WIB
Sebelum ke UEA dan Arab Saudi, Menko Luhut dan Menteri BUMN Erick Thohir juga melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang, untuk meminta dukungan bagi pembentukan SWF Indonesia.  - ANTAR
Sebelum ke UEA dan Arab Saudi, Menko Luhut dan Menteri BUMN Erick Thohir juga melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang, untuk meminta dukungan bagi pembentukan SWF Indonesia. - ANTAR

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, menerum surat pemberhentian dan pengangkatan Kapolri dan surat terkait penyampaian calon anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) dari unsur pengusaha.  

Kedua surat yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPR (Sekjen DPR RI), Indra Iskandar, kepada Mensesneg di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat ( 22/01), pukul 10.40 WIB.

Terkait pemberhentian dan pengangkatan Kapolri, Ketua DPR dalam suratnya menyebutkan Rapat Paripurna DPR RI tanggal 21 Januari 2021 telah menyetujui laporan Komisi III DPR RI untuk mengangkat Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang memasuki masa pensiun.    

Sementara pada surat lainnya, Ketua DPR Puan Maharani juga menyebutkan bahwa DPR RI dapat menyetujui nama-nama calon Anggota Dewas LPI dari unsur profesional yaitu Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari.

Berdasarkan persetujuan DPR RI tersebut, selanjutnya akan ditetapkan Keputusan Presiden mengenai pengangkatan Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri dan Keputusan Presiden tentang Pengangkatan Dewas LPI yang keanggotaannya terdiri dari Menteri Keuangan, Menteri BUMN, dan unsur profesional.    

Pelantikan Kapolri yang baru akan dilakukan sebelum masa tugas Kapolri Idham Azis berakhir pada akhir Januari 2021. Namun demikian, soal pelantikan calon Dewas LPI, pihak istana belum membeberkan kapan itu akan dilakukan.

Seperti diberitakan Bisnis sebelumnya, penunjukan tiga dewas LPI patut menjadi perhatian. Pasalnya, hampir semua calon dewas LPI yang terpilih berlatarbelakang pengusaha, dan juga memiliki afiliasi ke kelompok bisnis tertentu.

Ketiga nama calon Dewas SWF itu adalah Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari.

Dikutip dari laman resmi Rumah Sakit Hermina, Darwin Cyril Noerhadi saat ini menjabat sebagai Komisaris Rumah Sakit Hermina. 

Selain itu dia juga tercatat sebagai Komisaris Utama (Independen) PT Mandiri Sekuritas, Komisaris (Independen) PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, dan Direktur Utama Director Creador Indonesia. 

Darwin sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Managing Director  PT Medco Energi Internasional Tbk, Partner PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia – Corporate Finance, Direktur Utama PT Bursa Efek Jakarta, Direktur Utama PT KDEI, dan Executive Director PT Danareksa. 

Sementara Yozua Makes adalah pendiri Grup Plataran. Yozua juga merupakan pengacara keuangan perusahaan dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang praktik keuangan perusahaan, merger & akuisisi, pasar modal dan hukum investasi.

Adapun Haryanto Sahari juga pernah tercatat menjadi Komite Audit Perseroan di Rumah Sakit Hermina pada 2018 - 2018. Saat ini dia menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Permata sejak tahun 2017. 

Haryanto juga menduduki jabatan strategis di sejumlah perusahaan. Dia adalah anggota Komite Audit PT Unilever Tbk dan Komisaris Utama PT Bukit Barisan Indah Prima sejak 2011.

Ketiganya akan mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam mengawasi kinerja SWF.

Seperti diketahui, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan segera mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo terkait usulan tiga nama calon anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI). 

Nama calon anggota Dewas LPI tersebut sebelumnya dikirimkan Presiden Joko Widodo untuk dikonsultasikan dengan DPR RI. 

“Sesuai mekanisme, DPR akan berkirim surat kepada Presiden  untuk dapat menerima usulan tiga nama calon anggota Dewas LPI,” ungkap Puan.

Puan menyampaikan hal itu usai pertemuan konsultasi DPR RI – Pemerintah yang membahas nama-nama anggota Dewas LPI yang diajukan Presiden. Pertemuan berlangsung di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen Jakarta, Rabu (20/1/2021) siang. 

Hadir dalam pertemuan ini Ketua Pansel Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi empat anggota, yakni Menteri BUMN Erick Tohir, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, dan anggota Pansel dari unsur independen M. Chatib Basri.

Tiga nama calon Dewas LPI yang diajukan Presiden yakni Darwin Cyril Noerhadi, Yozua Makes, dan Haryanto Sahari juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

“Tiga nama itu yang dipilih Presiden sebagai calon Dewas Independen LPI.  Maka sesuai dengan aturan dan mekanisme bahwa Presiden berkirim surat untuk melakukan rapat konsultasi dengan DPR,” ujar Puan, yang didampingi Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsudin, Rachmat Gobel, serta Muhaimin Iskandar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konglomerat kapolri SWF Indonesia
Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top