Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi Disuntik Sinovac Besok Pagi, Rencananya disiarkan Secara Langsung

Presiden Joko Wiodo akan menerima vaksinasi perdana pada Rabu (12/1/2021) pukul 10.00 WIB.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  21:27 WIB
Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Istana Negara, Rabu (6/1 - 2021) / Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat membuka rapat terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Istana Negara, Rabu (6/1 - 2021) / Youtube Sekretariat Presiden

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo atau Jokowi bakal disuntik vaksin buatan Sinovac pada Rabu (13/1/2021), pukul 10.00 WIB.

Agenda itu juga akan disiarkan secara langsung melalui tayangan di kanal Sekretariat Presiden. “Pagi jam 10, Nanti ada live streaming juga,” kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono kepada wartawan Istana pada Selasa (12/1/2021). 

Ihwal persiapan vaksinasi besok, Heru menuturkan, Jokowi disarankan untuk tidur cukup dan terlebih dahulu sarapan sebelum disuntik. 

“Semua yang divaksin cukup tidur dan disarankan sarapan lebih dahulu,” kata dia. 

Heru menambahkan, tim medis yang bakal menyuntikkan vaksin Sinovac kepada Jokowi berasal dari dokter kepresidenan. 

Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Kepala BPOM Penny K. Lukito mengatakan bahwa penerbitan EUA dilakukan setelah pihaknya melakukan kajian terhadap uji klinis fase III vaskin Covid-19 Sinovac yang dilakukan di Bandung. Selain itu, BPOM juga mengkaji hasil uji klinis vaksin Sinovac yang dilakukan di Turki dan Brasil.

Penny menyatakan bahwa vaksin Coronavac telah menunjukkan kemampuan dalam pembentukan antibodi dan kemampuan antibodi di dalam tubuh untuk membunuh atau menetralkan virus atau imunogenisitas.

"Hasil uji klinis di Bandung menunjukkan imunogenisitas yang baik," kata Penny dalam keterangan pers, Senin (11/1/2021).

Tingkat kemanjuran atau efikasi vaksin Covid-19 berdasarkan hasil uji klinis di Bandung ialah 65,3 persen.

Berdasarkan data-data tersebut dan mengacu persyaratan kandungan dari WHO dalam pemberian persetujuan EUA untuk vaksin Covid-19, Penny menyatakan bahwa vaksin Coronavac memenuhi persyaratan untuk dapat diberikan persetujuan dalam kondisi darurat


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Vaksin
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top