Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim DVI RS Polri Terima 58 Sampel DNA dari Keluarga Korban Sriwijaya Air

Tim DVI RS Polri juga telah menerima 56 kantong jenazah dan kantong properti yang ditemukan tim SAR di lokasi insiden tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  12:12 WIB
Prajurit Kopaska TNI AL berdiri di dekat kantong berisi jenazah dan serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang dievakuasi ke atas KRI Rigel-933 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021)./Antara - Sigid Kurniawan
Prajurit Kopaska TNI AL berdiri di dekat kantong berisi jenazah dan serpihan dari pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang dievakuasi ke atas KRI Rigel-933 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021)./Antara - Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta telah menerima sebanyak 58 sampel DNA keluarga korban insiden jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu.

"Kami informasikan sampai dengan pukul 09.00 WIB hari ini, Tim DVI RS Polri telah menerima sebanyak 58 sampel DNA dari keluarga korban," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa (12/1/2021).

Dia mengatakan, Tim DVI RS Polri juga telah menerima 56 kantong jenazah dan kantong properti yang ditemukan tim SAR di lokasi insiden tersebut.

Setelah kantong jenazah dan properti diterima, imbuhnya, tim DVI RS Polri melakukan pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem untuk kepentingan identifikasi jasad korban.

"Ini akan kami tindak lanjuti dan apabila data-data telah lengkap seperti data ante-mortem maupun post-mortem akan dilakukan tindakan-tindakan lanjut," ujarnya.

Dia menjelaskan tindakan lanjutan tersebut seperti rekonsiliasi ataupun pencocokan dari pada kedua data tersebut sehingga akan teridentifikasi korban-korban dari kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Berdasarkan data manifest, pesawat yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi.

Selain itu, pesawat tersebut juga mengangkut 12 kru yang terdiri atas enam kru aktif dan enam kru ekstra.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sriwijaya Air kecelakaan pesawat rs polri

Sumber : Antara

Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top