Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPK Tangkap FY, Pihak yang Halangi Penyidikan Kasus Nurhadi

Siapa pun yang menghalangi proses penyidikan KPK akan mengalami nasib seperti FY.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 10 Januari 2021  |  12:55 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango: Siapa pun halangi penyelidikan KPK akan ditindak. - Antara
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango: Siapa pun halangi penyelidikan KPK akan ditindak. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap FY. Dia diduga sebagai pihak yang menghalangi proses penyidikan kasus mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

"Penangkapan dilakukan di sebuah hotel di kota Malang, Jawa Timur," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (10/1/2021).

Ali menjelaskan Ferdy Yuman yang sudah dijerat sebagai tersangka ini tengah dalam perjalanan ke markas lembaga antirasuah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Berikutnya tim KPK akan membawa yang bersangkutan ke Gedung KPK di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Ali.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan FY ditangkap tim penindakan pada Sabtu 9 Januari 2021 malam.

"Semalam tim satgas kami telah menangkap seorang FY," ujar Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, Minggu (10/1/2021).

Dengan ditangkapnya FY, Nawawi mengultimatum para pihak yang berani menghalang-halangi proses penyidikan perkara yang ditangani pihaknya.

"Ini warning bagi siapa saja yang melakukan tindakan-tindakan serupa," kata Nawawi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Nurhadi
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top