Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Janjikan Transisi Damai, Trump Tetap Benarkan Aksi Demo di Capitol

Pernyataan itu Donald Trump dikeluarkannya beberapa jam setelah pendudukan yang dilakukan para pendukungnya atas gedung parlemen AS atau Capitol.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  06:44 WIB
Presiden AS Donald Trump melepas masker saat keluar di balkon Gedung Putih untuk berbicara dengan para pendukung yang berkumpul di South Lawn untuk kampanye yang disebut Gedung Putih sebagai
Presiden AS Donald Trump melepas masker saat keluar di balkon Gedung Putih untuk berbicara dengan para pendukung yang berkumpul di South Lawn untuk kampanye yang disebut Gedung Putih sebagai "protes damai" di Washington, AS, (10/10/2020). - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Donald Trump akhirnya mengatakan akan ada 'transisi yang tertib' pada 20 Januari setelah Kongres mengesahkan kemenangan Presiden terpilih Joe Biden.

Pernyataan itu dikeluarkannya beberapa jam setelah pendudukan yang dilakukan para pendukungnya atas gedung parlemen AS atau Capitol. Kendati begitu, Trump tetap membenarkan langkah yang diambil para pendukungnya.

“Meskipun saya sama sekali tidak setuju dengan hasil pemilu, namun akan ada transisi yang tertib pada 20 Januari,” ujar Trump dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan bahwa masa jabatan pertama terbesar dalam sejarah kepresidenan telah berakhir dan itu hanyalah awal dari perjuangannya untuk membuat Amerika Serikat hebat lagi.

Trump telah menghabiskan dua bulan terakhir untuk menolak mengakui hasil pemilihan presiden AS yang dihelat pada November 2020.

Dia membuat tuduhan tak berdasar bahwa telah terjadi kecurangan pemilu secara massif. Akan tetapi Mahkamah Agung dan pengadilan negara bagian menolak klaim tersebut sebagaimana dikutip ChannelNewsAsia.com, Jumat (8/1/2021).

Wakil Presiden Mike Pence bertindak memimpin sesi formal pengesahan hasil pemilu suara elektoral yang berakhir Kamis pagi waktu setempat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Muriel E. Bowser, Wali Kota Washington DC, menetapkan kebijakan yang memperpanjang status darurat di Ibu Kota Amerika Serikat tersebut.

Dilansir dari New York Times, status darurat itu bakal diperpanjang hingga 15 hari ke depan terhitung sejak Rabu (6/1/2021) waktu setempat. Dengan demikian, penetapan itu akan berakhir pada Kamis (21/1/2021), pukul 15.00 waktu setempat.

Seperti diketahui, pelantikan Presiden AS terpilih, Joe Biden, bakal dihelat sehari sebelumnya atau pada Rabu (20/1/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat pilpres amerika Donald Trump
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top