Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Isu Kapolri dan Wakapolri akan Ditunjuk Sepaket, Ini Kata DPR

Undang-Undang No.2/2002 tentang Kepolisian Negara tidak mengatur tentang paket Kapolri-Wakapolri.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  13:42 WIB
Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. - Antara
Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi III DPR ikut menanggapi isu tentang pergantian Kapolri dan Wakapolri yang akan dilakukan sepaket.

Isu itu sebelumnya dilontarkan Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane.

Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani, mengatakan bahwa Undang-Undang No.2/2002 tentang Kepolisian Negara tidak mengatur tentang paket Kapolri-Wakapolri. Namun dia menyebut bisa saja penunjukkannya dilakukan secara berturut-turut.

"Bahwa nanti setelah ada Kapolri baru yang menjabat kemudian diangkat Wakapolri itu sepenuhnya ranah eksekutif di bawah Presiden," kata Arsul dikutip dari Tempo, Kamis (7/1/2021).

Arsul mengungkapkan bahwa DPR tidak dalam posisi untuk menyikapi isu paket Kapolri-Wakapolri tersebut. Dia juga tak menanggapi nama-nama yang disebut menjadi kandidat kuat pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis.

Mantan Sekjen PPP itu memperkirakan Presiden Jokowi akan mengirim surat ihwal pergantian Kapolri kepada DPR pada awal pekan depan. Senin mendatang, 11 Januari 2021, DPR akan kembali memasuki masa sidang setelah reses.

"Sekali lagi posisi DPR adalah posisi menunggu siapa yang akan diajukan ke DPR sebagai calon Kapolri," ujar Arsul Sani.

Presidium IPW Neta S Pane sebelumnya menyebut ada gagasan di lingkungan Istana untuk membuat satu paket pergantian Kapolri dan Wakapolri. 

Skemanya yakni mengangkat Wakapolri saat ini, Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono menjadi Kapolri dan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Wakapolri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr kapolri

Sumber : Tempo

Editor : Edi Suwiknyo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top