Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Singapura Perketat Regulasi Pekerja Kapal, Usai Muncul Kasus Baru

Adanya temuan kasus penularan virus Covid-19 di kalangan pekerja sektor maritim Singapura, membuat pemerintah setempat memutuskan memperketat pengawasannya.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 03 Januari 2021  |  12:48 WIB
Seorang tentara terlihat di atas kapal induk Prancis Charles de Gaulle yang merapat di Pangkalan Angkatan Laut Changi, Singapura, pada 28 Mei 2019.Foto Antara: Xinhua - Then Chih Wey
Seorang tentara terlihat di atas kapal induk Prancis Charles de Gaulle yang merapat di Pangkalan Angkatan Laut Changi, Singapura, pada 28 Mei 2019.Foto Antara: Xinhua - Then Chih Wey

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Singapura memperketat regulasi untuk para pekerja di industri maritime, setelah ditemukan kasus baru Covid-19 dalam dua hari terakhir pada Desember 2020 lalu.

Adapun kebijakan itu disepakati oleh Otoritas Pelabuhan Singapura, Badan Pengembangan Ekonomi Singapura, Kementerian Kesehatan Singapura dan para pengusaha terkait melalui pernyataan bersama.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis oleh pihak-pihak terkait itu, ketentuan itu akan diberlakukan kepada sekitar 20.000 pekerja di sektor maritime di Singapura.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Minggu (3/1/2021), pekerja di sektor maritim yang berencana naik kapal harus mengikuti pemeriksaan Covid-19 mulai 8 Januari.

Tes rutin juga akan dibuat lebih sering. Para pekerja diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 setiap 7 hari sekali, bukan 14 hari sekali. Mereka yang tidak mengikuti aturan ini tidak akan diizinkan naik kapal untuk bekerja.

“Individu dan perusahaan yang ditemukan telah melanggar kebijakan ini akan dibawa ke petugas berwajib,” seperti dikutip dari pernyataan bersama tersebut.

Para pihak terkait juga akan mengupayakan penambahan jumlah alat pelindung diri (APD) dan tindakan untuk menangkal penularan virus yang lebih luas di kalangan pekerja kapal.

Sebelumnya, seorang surveyor kelautan dan nakhoda pelabuhan di Singapura dinyatakan positif mengidap virus corona pada 30 dan 31 Desember 2020. Temuan kasus sebelumnya juga terjadi kepada seorang insinyur layanan kelautan dinyatakan positif pada 26 November 2020.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura kelautan Covid-19

Sumber : Bloomberg

Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top