Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Covid-19 Naik, Besok Seoul Perketat Pembatasan Sosial

Keputusan tersebut keluar setelah otoritas kesehatan negara itu memastikan 24 kasus kematian baru virus korona di seluruh negara tersebut pada hari Minggu. Otoritas tersebut juga melaporkan 1.097 infeksi baru sehari sebelumnya. Kedua angka tersebut merupakan angka tertinggi yang pernah ada.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  15:58 WIB
Taman Budaya Mapo Oil Tank Seoul
Taman Budaya Mapo Oil Tank Seoul

Bisnis.com, JAKARTA - Ibu kota Korea Selatan, Seoul, dan kota sekitarnya telah memutuskan untuk melarang perkumpulan yang melibatkan lima orang atau lebih dari hari Rabu (23/12/2020) hingga 3 Januari 2021.

Melansir The Korea Times pada Selasa (22/12/2020), keputusan tersebut keluar setelah otoritas kesehatan negara itu memastikan 24 kasus kematian baru virus korona di seluruh negara tersebut pada hari Minggu. Otoritas tersebut juga melaporkan 1.097 infeksi baru sehari sebelumnya. Kedua angka tersebut merupakan angka tertinggi yang pernah ada.

Penjabat Wali Kota Seoul, Seo Jeong-hyup, pada Senin (21/12/2020) menyebut bahwa restoran dan tempat serupa mencakup 40 persen infeksi klaster selama sebulan terakhir. Menurutnya, mustahil untuk mengatasi krisis saat ini tanpa mengurangi infeksi klaster yang disebabkan oleh perkumpulan pribadi dengan anggota keluarga, kolega, dan teman.

Diaa mengatakan pelarangan perkumpulan baru tersebut juga akan diberlakukan di Provinsi Gyeonggi yang bertetangga dan Kota Incheon. Pelarangan itu berlaku bagi seluruh perkumpulan di dalam dan luar ruang kecuali pemakaman dan pernikahan. Pelanggaran akan dikenakan denda.

Sementara itu, pemerintah pusat berhati-hati dalam menaikkan siaga ke level tertinggi dalam skema pembatasan sosial bertingkat lima. Pemerintah pusat mengatakan menaikkan tingkat tersebut akan berdampak signifikan terhadap ekonomi dan harus dihindari sejauh mungkin.

Sementara itu, pada Selasa (22/12/2020) Korea Selatan mencatat penambahan kasus positif Covid-19 baru sebanyak 869 kasus, termasuk 824 infeksi lokal, meningkatkan total beban kasus menjadi 51.460, Penghitungan tersebut menandai penurunan dari 926 kasus pada Senin (21/12/2020), 1.097 kasus pada Minggu (20/12/2020), 1.053 kasus pada Sabtu (19/12/2020) dan 1.062 kasus pada Jumat (18/12/2020).

Sebanyak 24 orang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir, meningkatkan jumlah kematian menjadi 722. Itu adalah hari kedua berturut-turut di mana negara melaporkan total kematian harian tertinggi. Tingkat kematian adalah 1,4 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

seoul Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top