Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hukuman Koruptor Kok Bisa Berbeda-beda? Ini Penjelasan Mahfud

Menkopolhukam Mahfud MD memberikan penjelasan terkait alasan koruptor bisa mendapatkan hukuman yang berbeda-beda.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 15 Desember 2020  |  11:57 WIB
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (13/2/2020). - Antara
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (13/2/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menjelaskan ihwal hukuman koruptor bisa berbeda-beda antara satu dengan lainnya.

Mahfud menjelaskan bahwa perbedaan hukuman koruptor tergantung dari skalanya. Misalnya, kata dia, ada koruptor yang dihukum seumur hidup, ada yang 20 tahun, 7 tahun, maupun hanya 2 tahun penjara.

"Ada yang dihukum seumur hidup atau 20 tahun ada yang 7 tahun ada yang 2 tahun tergantung berapa skalanya. itulah keadilan," kata Mahfud dalam diskusi daring, Selasa (15/12/2020).

Hal yang sama juga berlaku untuk tindak pidana lainnya, misalnya pembunuhan. Misalnya, dalam kasus pembunuhan antara pelaku satu dan lainnya dihukum secara berbeda.

"Barangsiapa membunuh ini ancamannya sama kriterianya itu hukum. Tapi ada orang membunuh hukumannya bisa berbeda karena apa motif beda situasi beda, situasi psikologis juga beda," jelasnya.

Hal itu kata Mahfud merupakan bentuk keadilan. Menurutnya, terdapat perbedaan antara hukum dan keadilan.

"Apa itu bedanya, hukum itu mengendaki kesamaan kriteria, sedangkan keadilan mengkehendaki perbedaan penerapan," ujarnya.

Oleh sebab itu, kata Mahfud, keadilan itu banyak ukurannya, tergantung dari bagaimana mempertemukan rasionalitas dan tuntutan hati nurani.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi mahfud md koruptor
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top