Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jadi Tersangka Pelanggaran Pemilu, Paslon Mulyadi-Ali Diklaim Tetap Unggul

Wajahnya masuk dalam wawancara di stasiun televisi sebelum masa kampanye di media massa dimulai pada November lalu.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 05 Desember 2020  |  16:00 WIB
Andi Arief - Antara
Andi Arief - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pasangan calon Gubernur Sumatra Barat  (Sumbar) Mulyadi ditetapkan sebagai tersangka akibat melanggar ketentuan pemilihan dalam Pilkada serentak 2020. Namun begitu, penetapan ini tidak membatalkan pencalonan.

Mulyadi dilaporkan ke Mabes Polri diduga melanggar ketentuan kampanye.

Wajahnya masuk dalam wawancara di stasiun televisi sebelum masa kampanye di media massa dimulai pada November lalu.

Dia dilaporkan oleh tim hukum pasangan calon Mahyeldi–Audi Joinardu, paslon nomor urut 1 didukung PKS dan PPP. Adapun Mulyadi – Ali Mukhni merupakan paslon nomor urut 4 didukung Partai Demokrat dan PAN.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengatakan bahwa jelang pencoblosan 9 Desember nanti, Paslon yang diusung partainya menjadi tersangka pidana pemilu, karena dituding kampanye di luar ketentuan.

Dia menampik tuduhan itu. Menurutnya, Mulyadi muncul di salah satu stasiun televisi hanya karena diwawancarai.

“Jelang pencoblosan Paslon Demokrat di Pilgub Sumbar jadi tersangka pidana pemilu karena dituduh kampanye di luar hari. Padahal TV One yang mewawancarai,” tulis melalui Twitter, Sabtu (5/12/2020).

Kendati demikian, pihaknya menyebut bahwa status tersangka tidak membatalkan pencalonan, hanya sekadar menggangu berlangsungnya proses pemilihan.

Andi bahkan mengklaim saat ini paslon yang didukung unggul di semua lembaga survei.

“Tidak membatalkan pencalonan. Hanya mengganggu. Pasangan Mualim tetap focus kemenangan. Terkuat di semua lembaga survei,” terangnya.

Adapun pilkada di Sumatra Barat diikuti empat pasangan calon sekaligus. Selain pasangan nomor urut 1 dan 4, dua pasangan lain yaitu Nasrul Abit–Indra Catri nomor urut 2 dan Fakhrizal–Genius Umar nomor urut 3.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Andi Arief Pilkada 2020
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top