Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembantaian di Sulawesi Tengah, Agus Yudhoyono Buka Suara

Agus Harimurti Yudhoyono meminta pemerintah saat ini bisa bertindak tegas terhadap oknum yang melakukan pembunuhan terhadap 4 orang di Sigi, Sulawesi Selatan.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  01:26 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat tiba di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat tiba di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Pembantaian empat orang jemaat Gereja Bala Keselamatan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Selatan menjadi perhatian Agus Harimurti Yudhoyono.

Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengutuk kejadian teror di Sigi, Sulawesi Selatan yang menewaskan satu keluarga dan pembakaran rumah warga.

Informasi yang beredar sangat simpang siur, sebab pihak kepolisian mengungkapkan bahwa bangunan yang dibakar adalah rumah warga. Namun, pemimpin Bala Keselamatan buka suara dan mengungkapkan bahwa bangunan tersebut merupakan tempat ibadah warga Sigi.

Tempat ibadah yang dibakar merupakan pos pelayanan gereja. Pos pelayanan didirikan karena lokasi rumah warga yang jauh dari gereja dan sulitnya izin dalam membangun gereja.

Kelompok agama minoritas di Indonesia mengalami kesulitan  dalam mendirikan rumah ibadah sejak adanya surat keputusan bersama (SKB) menteri tahun 2006 tentang pendirian tempat ibadah. SKB tersebut merupakan kebijakan yang dilahirkan pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Agus yang juga putra sulung SBY bercuit di Twitter agar pemerintah bisa bertindak tegas terhadap oknum yang melakukan pembunuhan terhadap 4 orang di Sigi.

"Saya juga mendukung tindakan tegas pemerintah untuk mengusut tuntas kasus ini. Jangan sampai ketakutan masyarakat yg berlarut2 menjadi sumber perpecahan & konflik di masa depan," ungkapnya, Selasa (1/12/2020).

Terpisah, Pimpinan Bala Keselamatan Kantor Pusat Bandung Yusak Tampai meminta kepada pemerintah dan kepolisian agar memberikan perlindungan kepada kaum minoritas di Indonesia.

Yusak berharap agar pemerintah dan polisi bisa bertindak adil, jujur dalam menegakkan kebenaran dan mengungkap pelaku yang melakukan serangan brutal hingga menghilangkan nyawa manusia.

“Ini merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan kami mengecamnya dengan keras. Kami juga mengharapkan pemerintah dan kepolisian Kabupaten Sigi-Sulawesi Tengah dapat segera mengungkap pelaku serangan brutal ini, memberi tindakan yang sesuai dan mengusut serta membasmi jaringan-jaringan kejahatan ini,” tulisnya dalam keterangan resmi, Sabtu (28/11/2020).

Dia menambahkan bahwa seluruh jemaat merasakan duka yang mendalam terhadap peristiwa pembunuhan 4 orang jemaat di Gereja Bala Keselamatan.

Adapun aksi pembakaran tempat ibadah menjadi bukti bahwa aksi kekerasan sering sekali dialami oleh kelompok minoritas di Indonesia. Yusak menuturkan bahwa segala tindakan kekerasan, dengan alasan dan cara apapun, merupakan tindakan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia.

Pos pelayanan gereja bala keselamatan sigi palu sulawesi selatan dibakar

Pos pelayanan Gereja Bala Keselamatan Sigi Palu Sulawesi Selatan yang rutin digunakan sebagai tempat ibadah warga, dibakar./istimewa

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gereja sulawesi selatan palu agus harimurti rumah ibadah
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top