Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump: Saya Mungkin Tak Bisa Menangkan Gugatan Hukum soal Pemilu

"Sangat sulit untuk membawa kasus ini ke Mahkamah Agung," kata Trump.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 30 November 2020  |  09:43 WIB
Calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump. - Istimewa
Calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai melunak setelah mengakui bahwa perjuangan untuk membalikkan kekalahannya dalam pemilu “kemungkinan” tidak akan mencapai Mahkamah Agung (MA) yang telah menjadi sasaran  tim hukumnya.

"Sangat sulit untuk membawa kasus ini ke Mahkamah Agung," kata Trump dalam wawancara Fox News yang dilakukan melalui telepon dari tempat peristirahatan presiden di Camp David, Maryland.

“Saya mungkin tidak bisa memenangkan kasus ini,” katanya dikutip dari Bloomberg.

Pada acara "Sunday Morning Futures",Ppresiden mengulangi serangkaian tuduhan yang sebagian besar tidak berdasar tentang tuduhan kecurangan Pilpres AS 2020 pada 3 November.

Dia mengisyaratkan, bahwa opsi hukumnya mungkin hampir habis, tetapi mengatakan tidak ada tanggal pasti untuk kapan gugatan hukumnya berakhir.

Tim hukum Trump telah mengalami serangkaian kekalahan dalam upaya jangka panjang untuk membantunya mempertahankan kekuasaan.

Strateginya bergantung pada penghitungan ulang di beberapa negara bagian yang sejauh ini tidak membantunya.

Hampir semua kasus hukumnya telah ditutup setelah mengajukan banding kepada anggota parlemen negara bagian untuk mengenyampingkan suara populer.

"Saya punya advokat Mahkamah Agung terbaik, pengacara, yang ingin memperdebatkan kasus ini jika sampai di sana, tetapi mereka mengatakan sangat sulit untuk membawa kasus ke sana," kata Trump seperti dikutip Bloomberg, Senin (30/11/2020).

Trump juga telah diserang di pengadilan yang lebih rendah, sebagian karena tuntutan hukumnya belum mendukung klaimnya di luar pengadilan atas penipuan yang meluas.

Salah satu penasihat hukum Trump, Jenna Ellis, mengatakan baru-baru ini bahwa mereka sedang menuju ke pengadilan tinggi setelah Kekalahan terbaru mereka di negara bagian Pennsylvania.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump Pilpres AS 2020
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top