Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Isu Penyebaran Covid-19 Lewat Makanan, FAO: Tuduhan Tanpa Bukti!

Penegasan FAO itu secara tak langsung menjawab kekhawatiran China yang menemukan Covid-19 pada kemasan barang-barang dari 20 negara.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 November 2020  |  07:35 WIB
Ilustrasi produk makanan beku di pasar - Istimewa
Ilustrasi produk makanan beku di pasar - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia atau FAO angkat bicara terkait isu penyebaran virus Corona atau Covid-19 melalui makanan yang diperdagangkan.

Kepala Ekonom FAO Maximo Torero Cullen menegaskan bahwa pihaknya tidak menemukan bukti yang signifikan adanya penyebaran virus corona melalui makanan tersebut. Dia pun mengimbau agar kabar soal dugaan ini diminimalkan.

FAO dalam sebuah acara jumpa wartawan, Rabu (18/11/2020), mengatakan tidak melihat produksi makanan di negara-negara pensuplai sebagai sumber penularan Covid-19.

Ucapan FAO itu secara tak langsung menjawab kekhawatiran China yang menemukan Covid-19 pada kemasan barang-barang dari 20 negara. Akan tetapi, otoritas dari negara lain menegaskan tuduhan tanpa bukti bisa berpotensi mencederai perdagangan.

Sebelumnya WHO mengatakan risiko penularan Covid-19 dari makanan beku rendah, tetapi China telah berulang kali membunyikan alarm setelah mendeteksi virus pada kemasan produk mulai dari daging babi Jerman hingga udang Ekuador, yang memicu larangan impor.

China, yang telah menggunakan langkah-langkah drastis untuk mengendalikan penyebaran virus corona baru, diantaranya memperketat pembatasan yang membutuhkan pengujian dan desinfeksi produk makanan impor, menyusul sampel positif yang terdeteksi pada daging sapi, babi, dan makanan laut.

Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan sejauh ini telah menangguhkan impor 99 pemasok dari 20 negara

Di luar China, makanan beku jarang dikaitkan dalam upaya pelacakan virus corona. Pada Agustus 2020 lalu, seorang pekerja di sebuah penyimpanan makanan beku di Selandia Baru dinyatakan positif Covid-19.

Namun otoritas kesehatan Selandia Baru mengesampingkan pemicunya berasal dari makanan beku.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china fao Makanan Beku Covid-19

Sumber : Tempo

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top