Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Update Gempa Turki-Yunani: 14 Orang Dilaporkan Tewas

Kepala Observatorium Kandilli di Istanbul, Turki yakni Haluk Ozener memperingatkan bahwa gempa susulan dapat berlanjut hingga 15 hari ke depan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Oktober 2020  |  01:40 WIB
Update Gempa Turki-Yunani: 14 Orang Dilaporkan Tewas
Ilustrasi seismograf. Alat ini merupakat perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Gempa bumi yang melanda sejumlah daerah di Turki, Yunani dan hakan hingga Bulgaria dilaporkan membuat 14 orang meninggal dunia.

Seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (31/10/2020), gempa dengan kekuatan 6,9 skala Richter tersebut meruntuhkan setidaknya 17 bangunan di kota pelabuhan Aegean, Izmir, Turki pada 30 Oktober 2020 waktu setempat.

Sebanyak 12 orang dilaporkan meninggal dunia di Izmir, Turki. Sementara dua orang lainnya meninggal dunia di sebuah pulau di wilayah Yunani yang berada dekat dengan garis pantai Turki.

Seperti dilaporkan oleh Anadolu Agency, Kepala Observatorium Kandilli di Istanbul yakni Haluk Ozener melaporkan, titik gempa berada pada kedalaman 10 kilometer di bawah dasar laut.

Haluk Ozener pun memperingatkan bahwa gempa susulan dapat berlanjut hingga 15 hari ke depan.

Adapun, laporan dari US Geological Survey menyebutkan pusat gempa, yang diberi magnitudo awal 7,0, berada 17 kilometer dari kota pesisir Seferihisar, Turki.

Adapun, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menelepon Erdogan untuk menyampaikan belasungkawa atas hilangnya sejumlah nyawa akibat gempa bumi yang melanda kedua negara.

 “Apa pun perbedaan kita, inilah saat-saat ketika orang-orang kita perlu berdiri bersama,” ujarnya.

Kedua negara selama berminggu-minggu terlibat dalam perselisihan sengit mengenai eksplorasi sumber energi di Mediterania timur dan pulau Siprus yang terpecah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa turki yunani

Sumber : Bloomberg

Editor : Yustinus Andri DP
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top