Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gempa Turki, Bagaimana Nasib WNI di Negara Tersebut?

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara, Turki terus melakukan pemantauan terhadap warga negara Indonesia (WNI) di negara tersebut, pascaterjadinya gempa bumi bermagnitudo 7.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  23:58 WIB
Petugas dan warga mencari korban yang tertimbun bangunan runtuh akibat gempa yang berpusat Laut Aegea di provinsi pesisir Izmir, Turki, Jumat (30/10/2020). Enam orang tewas dan 202 orang terluka akibat gempa berkekuatan magnitudo 7.0 itu. ANTARA FOTO/REUTERS/Tuncay Dersinlioglu - pras.
Petugas dan warga mencari korban yang tertimbun bangunan runtuh akibat gempa yang berpusat Laut Aegea di provinsi pesisir Izmir, Turki, Jumat (30/10/2020). Enam orang tewas dan 202 orang terluka akibat gempa berkekuatan magnitudo 7.0 itu. ANTARA FOTO/REUTERS/Tuncay Dersinlioglu - pras.

Bisnis.com, JAKARTA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ankara, Turki melaporkan hingga saat ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gemba bumi bermagnitudi 7 di wilayah Aegea, Turki, Jumat (30/10/2020) waktu setempat.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Perlindungan WNI KBRI Ankara Harliyanto.

"Sejauh ini tidak diperoleh laporan mengenai adanya WNI yang terkena dampak langsung gempa tersebut," ujarnya, seperti dikutip dari Antara, Jumat (30/10/2020).

Dia melanjutkan selain berkoordinasi dengan otoritas setempat, KBRI Ankara dan Satgas Perlindungan WNI di Turki juga terus mengumpulkan informasi dari simpul-simpul masyarakat Indonesia di wilayah terdampak gempa.

Adapun, gempa bumi tersebut dirasakan hingga ke Istanbul yang berjarak sekitar 400 kilometer dari lokasi gempa. Info sementara, sejumlah bangunan di pusat Kota Izmir, kota ketiga terbesar di Turki setelah Istanbul dan Ankara, mengalami kerusakan berat.

Selain Izmir, kota-kota yang terdampak di sekitar wilayah tersebut antara lain Kota Usak, Denizli, Manisa, Balikesir, Aydin dan Mugla.

Berdasarkan data KBRI Ankara, terdapat sekitar 98 WNI yang tinggal di Izmir dan daerah sekitarnya yang terdampak. Sebagian besar WNI berprofesi sebagai pekerja spa dan mahasiswa.

Sementara di seluruh Turki, terdapat sekitar 5.000 WNI yang sebagian besar yaitu 2.700 orang merupakan mahasiswa dan 1.500 orang bekerja di jasa spa.

Sebagai upaya perlindungan, KBRI Ankara telah mengaktifkan nomor hotline +90 532 135 22 98 yang dapat dihubungi oleh WNI yang membutuhkan bantuan.

Adapun, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (30/10/2020), gempa bumi yang dahsyat tersebut meruntuhkan lebih dari selusin bangunan di kota pelabuhan Aegean, Izmir, Turki dan menewaskan sedikitnya empat orang. Adapun getaran gempa bumi tersebut dirasakan hingga Ibu Kota Turki yakni Istanbul.

Setidaknya 120 lainnya terluka, menurut Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki. Selain itu. Menurut laporan Anadoly Agency, 70 orang yang dilaporkan terperangkap di bawah reruntuhan di Izmir telah berhasil diselamatkan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gempa wni turki
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top