Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Risma Ajak Pemerintah Serius Laksanakan Gerakan Menanam

Kedaulatan pangan bisa dijadikan untuk menghadapi pandemi Covid-19 yang banyak disebut akan memicu krisis pangan.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 31 Oktober 2020  |  16:49 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan, Tri Rismaharini. - Istimewa
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan, Tri Rismaharini. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - DPP PDI Perjuangan (PDIP) menyatakan komitmen keseriusan untuk mengajak pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia benar-benar serius dalam menggarap serta melaksanakan langkah memperkuat kedaulatan pangan.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan, Tri Rismaharini atau akrab disapa Risma, mengatakan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri telah memerintahkan untuk menanam pohon dan tumbuhan. Salah satu tujuannya adalah demi mewujudkan kedaulatan pangan.

"Bagaimana gerakan menanam ini merupakan budaya dari kita sebagai bagaian dari PDI Perjuangan untuk terus menerus menanam untuk kedaulatan pangan," kata Risma, saat berbicara dalam pembukaan Rapat Koordinasi Bidang Nasional Kebudayaan dengan tema 'Gerakan Menanam Pohon Kepala Daerah PDI Perjuangan se-Indonesia', Sabtu (31/10/2020).

Wali Kota Surabaya ini menegaskan, kedaulatan pangan bisa dijadikan untuk menghadapi pandemi Covid-19 yang banyak disebut akan memicu krisis pangan. Karenanya, gerakan menanam dari PDI Perjuangan ini diarahkan kepada pendamping beras.

"Gerakan menanam ini diarahkan untuk pendamping beras. Ada beberapa jenis tanaman yang bisa ditanam. Saya sampaikan tadi di Surabaya kami sudah menanam pendamping beras, jadi bukan pengganti beras. Karena itu, digunakan untuk ketika kita kekurangan bahan makanan terutama beras. Pendamping ini bisa digunakan untuk kita bisa tetap tanpa ada kelaparan atau kekurangan bahan di daerah masing-masing," ungkap Risma dalam keterangan tertulisnya.

Dia pun mencontohkan apa yang dilakukan selama ini di Surabaya hingga memiliki cadangan pangan mencapai 103 ton per tahun.

Dari lahan yang dimiliki, ditanami bibit tanaman yang bagus dan kemudian dirawat dengan benar. Pengalaman Kota Surabaya membuktikan bahwa demi cadangan pangan, lahan tidak perlu luas.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip walikota surabaya tri rismaharini krisis pangan
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top